Satgas Pamtas

Pastikan Kondisi Patok Perbatasan, Satgas Yonif 742 Gelar Patroli Rutin

Dibaca: 1 Oleh 11 Jun 2021Tidak ada komentar
Pastikan Kondisi Patok Perbatasan, Satgas Yonif 742 Gelar Patroli Rutin
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam upaya memastikan patok-patok perbatasan dalam kondisi yang baik, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY menggelar patroli patok rutin di sepanjang wilayah Pos Salore Kipur I.

Hal itu diungkapkan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, NTT, Kamis, (10/6/2021).

Pastikan Kondisi Patok Perbatasan, Satgas Yonif 742 Gelar Patroli Rutin

Dikatakan Dansatgas, gelar patroli kali ini dilakukan oleh personel Pos Salore dipimpin oleh Perwira Topografi Satgas Yonif 742/SWY Letda Ctp Torang Panjaitan.

“Patroli ini rutin dilakukan, dilakukan setiap pos-pos jajaran secara bergantian dan dipimpin langsung oleh Perwira Topografi Satgas. Dan sampai sekarang sudah 3 kali dilakukan patroli patok di sepanjang perbatasan Kabupaten Belu ini,” ucap Dansatgas.

Hari ini, Patop bersama Danpos Salore Sertu Anjasmansari dan personel pos melaksanakan patroli patok.

Pastikan Kondisi Patok Perbatasan, Satgas Yonif 742 Gelar Patroli Rutin

Lebih lanjut disampaikannya, jumlah patok di wilayah batas negara khususnya sektor timur (Kabupaten Belu) dengan Timor Leste sebanyak 554 yang tersebar di 20 pos sepanjang 149 km mulai dari Pos Motaain Kipur I sampai dengan Pos Fohululik Kipur III, dengan rincian 350 patok batas negara (PBN), 23 patok Common Border Datum Reference Frame (CBDRF) dan 181 patok Border Sign Post (BSP).

“Terhitung sampai dengan hari ini ada 65 patok yang hilang terdiri 46 PBN dan 19 BSP. 53 patok memang sudah hilang sebelum kita melaksanakan penugasan, dan sisanya hilang akibat badai Siklon Tropis Seroja bulan April lalu,” jelasnya.

Pastikan Kondisi Patok Perbatasan, Satgas Yonif 742 Gelar Patroli Rutin

“Patroli kali ini, kita temukan 2 patok yang hilang karena hujan badai Siklon Tropis tersebut, dan letaknya di tebing serta terkena tanah longsor,” tambahnya.

Dansatgas berharap semoga ke depan tidak ada lagi patok perbatasan kedua negara yang hilang sehingga tidak ada permasalahan yang terjadi antara Indonesia dengan Timor Leste tentang batas wilayah kedua negara. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel