Skip to main content
Kodam IV/Diponegoro

Peran Aktif Kodim 0715/Kendal, Amankan Dua Pelaku Penimbun dan Penjual BBM Bersubsidi

Dibaca: 52 Oleh 28 Sep 2022Tidak ada komentar
Peran Aktif Kodim 0715/Kendal, Amankan Dua Pelaku Penimbun dan Penjual BBM Bersubsidi
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Jakarta, tniad.mil.id – Peran aktif Kodim 0715/Kendal bantu pemerintah dalam pengawasan pendistribusian BBM di wilayah Kabupaten Kendal, ditunjukkan dengan mengamankan dua orang pelaku penimbun dan penyalur BBM bersubsidi jenis pertalite pada Selasa malam, (27/9/2022).

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0715/Kendal Letkol Inf Misael Marthen Jenry Polii, S.Sos., dalam keterangan tertulisnya di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (28/9/2022).

Dikatakan Dandim Kendal, penangkapan kedua pelaku berinisial SA dan RS dilakukan oleh personel Unit Intel Kodim karena adanya laporan dari salah satu anggota Kodim yang melihat kendaraan roda empat mencurigakan saat mengisi BBM di salah satu SPBU di wilayah Boja.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh anggota Kodim, lanjutnya, di dalam mobil pick up tersebut ditemukan ada 900 liter BBM jenis pertalite dalam sejumlah jerigen termasuk 1 unit mesin pompa penyedot.

“Karena tidak bisa menunjukkan surat keterangan resmi, kedua orang tersebut langsung kita amankan, bersama dengan barang buktinya berupa 900 liter BBM jenis pertalite, 1 unit Mobil Colt, dan 1 unit mesin pompa untuk proses pemindahan BBM dari tangki mobil ke jerigen,” ujar abituran Akmil lulusan tahun 2003 tersebut.

Menurut pengakuan dari salah satu pelaku SA, ungkap Dandim, BBM jenis pertalite tersebut didapatkan dengan cara membeli dan mengisi full tangki mobilnya di 3 lokasi SPBU wilayah Kecamatan Boja, kemudian memindahkan isi BBM dari tangki mobil ke dalam jeligen dengan menggunakan mesin pompa penyedot yang telah disiapkan sebelumnya. Dan rencananya BBM tersebut akan di jual ke sejumlah penjual eceran dan Pom Mini yang tersebar di wilayah Kaliwungu dan Ngampel.

“Sistem pengisian BBM dari SPBU masuk ketangki mobil, setelah tangki mobil penuh, keluar SPBU sekitar 30 meter, dilanjutkan pemindahàn BBM ke jerigen yang sudah disiapkan diatas mobil yang ditutupi terpal, dengan menggunakan mesin penyedot pompa minyak,” pengakuan SA, kata Dandim.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut SA dan RS warga Kelurahan Karangsari Kota Kendal yang bekerja sebagai montir, beserta barang bukti diserahkan kepada pihak Polres Kendal untuk di proses sesuai hukum yang berlaku. (Dispenad).

Kirim Tanggapan