Kodam XIV Hassanudin

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Korem 142

Dibaca: 86 Oleh 07 Jan 2016Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Bertempat di aula GSG Makorem 142/Tatag, hari rabu (6/1/16) kemarin telah dilaksanakan peringatan Maulid Nabi SAW Tahun 1437 H/ 2016 M,  hadir dalam acara tersebut Danrem 142/Tatag Kolonel Inf. Syafruddin, S.E,M.M,M.Tr(Han), para Ka/Dansatbalarem 142/Tatag, para Perwira staf Korem 142/Tatag, personel bintara, tamtama, pns serta ibu ibu persit KCK Koorcab Rem 142/Tatag. dalam sambutannya,  Danrem mengajak pada seluruh hadirin Tahu makna dan sejarah  Maulid Nabi agar dalam penerapan kehidupan sehari hari mempunyai ketauladanan di rumah maupun dilingkungan sekitarnya.

Sebagai penceramah bapak ustadz Drs. H.Muh.Ramli, dimana dalam ceramahnya mengimbau umat Islam untuk merayakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dengan semangat membina akhlak mulia. Semangat itu, menurut Ramli, perlu digaungkan mengingat Indonesia sedang berada dalam suasana krisis etika dan moral. Dan berharap ketauladanan Nabi Muhammad bisa di contoh dalam kehidupan sehari hari.

Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini mengambil tema “ jadikan hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W Tahun 1437/2016 H kita mantapkan mental dan professional prajurit TNI guna kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan Negara “.

Akhir dari acara tersebut, dirangkaikan dengan doa keselamatan dan prosesi penyiraman kendaraan dinas Avanza 6 Unit  untuk Para perwira staf Rem 142/Tatag semoga selalu diberi keselamatan dan kelancaran dalam menyelesaikan tugas tugas yang di hadapi.

“Sebaliknya, justru harus termotivasi untuk merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam konteks fastabiqul khairat(berlomba dalam berbuat kebajikan),” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Republika belum lama ini.

Natsir yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum yang sangat baik bagi masjid, pesantren maupun perguruan Islam untuk melakukan gerakan perbaikan moral. “Ini penting untuk menyelamatkan bangsa dari bahaya kehancuran,” ujarnya.

Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Prof Dr KH Ahmad Satori Ismail mengimbau agar antarumat beragama dapat saling memperkuat tali persaudaraan. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari konflik ataupun gesekan.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang tahun ini berdekatan dengan perayaan Natal, doktor dari Universitas Islam Madinah, Arab Saudi ini, berharap, para pemimpin agama dapat menyampaikan nilai-nilai persaudaraan dan kebangsaan kepada umatnya.

Sebab, ungkap Satori, pada hakikatnya agama semestinya mengarahkan umatnya kepada kebaikan bukan mengajak kepada kerusakan ataupun kekerasan.

Ia pun meminta para pemimpin agama untuk mengajak umatnya ke arah pembangunan bangsa karena Indonesia sejak dulu dibangun atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. “Jangan sampai mengangkat isu-isu sara (suku, agama, ras, dan antargolongan) ke atas permukaan,” ujar Satori mengingatkan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel