Berita Satuan

Prajurit Kostrad Bersihkan Rumah Warga Korban Puting Beliung di Ngawi

Dibaca: 16 Oleh 19 Feb 20201 komentar
Prajurit Kostrad Bersihkan Rumah Warga Korban Puting Beliung di Ngawi
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Personel Kostrad dari Batalyon Armed (Yonarmed) 12/2 Kostrad membantu memperbaiki rumah-rumah warga yang roboh dan rusak akibat diterjang angin puting beliung yang melanda Desa Gentong, Kabupaten Ngawi.

Hal tersebut disampaikan Danyonarmed 12/2 Kostrad Letkol Arm Ronald, F. Siwabessy dalam keterangan tertulisnya di Ngawi, Jawa Timur, Selasa (18/2/2020).

Diungkapkan Ronald, puluhan prajuritnya diterjunkan untuk membantu memperbaiki rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi di Dusun Cerme Desa Gentong pada hari Senin (17/2/2020) lalu.

“Musim hujan seperti ini memang rawan terhadap bencana alam, seperti banjir, tanah longsor ataupun angin puting beliung seperti yang terjadi di Desa Gentong saat ini, “ tuturnya.

Ronald menegaskan, pihaknya akan selalu siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk menanggulangi bencana alam, baik di wilayah Ngawi maupun jika diterjunkan di wilayah bencana lainnya di Indonesia.

“Komitmen kami sebagai prajurit Kostrad yang selalu siap kapanpun saat masyarakat butuh bantuan, kami tidak ragu untuk terjun langsung membantu masyarakat, karena kami sadar bahwa rakyat adalah ibu kandung TNI ,” ujarnya.

Baca juga:  Panglima TNI Menyaksikan Latihan PPRC TNI 2018

Lebih lanjut dikatakan, untuk membantu warga membersihkan sisa-sisa puing rumah yang rusak serta pohon tumbang, pihaknya menggelar karya bakti tanggap bencana yang melibatkan sekitar 100 personel terdiri Yonarmed 12/Divif 2 Kostrad, dan juga personel dari Polsek Paron serta anggota BPBD Kabupaten Ngawi.

Prajurit Kostrad Bersihkan Rumah Warga Korban Puting Beliung di Ngawi

Sementara itu saksi mata peristiwa puting beliung , Suyoko (48) menjelaskan, hujan lebat disertai angin kencang berasal dari arah barat.

“Dalam sekejap angin kencang tersebut telah merobohkan beberapa rumah dan pepohonan yang ada. Warga berlarian keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, “ tuturnya.

Kepala Desa Gentong, Priyo Prayitno menyampaikan, bencana yang melanda wilayahnya ini terbilang cukup parah namun demikian pihaknya masih bersyukur karena tidak memakan korban jiwa, selain itu Priyo juga berterima kasih kepada aparat TNI yang cepat tanggap dengan menerjunkan personelnya.

“Atas nama pribadi dan masyarakat Desa Gentong, kami mengucapkan terima kasih kepada bapak bapak TNI dan aparat lainnya, semoga pekerjaan ini dapat cepat diselesaikan dan warga dapat menghuni kembali tempat tinggalnya, ” ujar Priyo. (Dispenad)

Baca juga:  Panglima TNI : Ulama Indonesia Ajarkan Umat Lindungi dan Hormati Umat Lainnya

Terkait

Gabung dalam diskusi 1 komentar

  • Sugi Kawulo Alit berkata:

    Serdadu baktimu kami tunggu.
    Tolong kantongkan tampang serammu.
    Serdadu, rabalah dada kami.
    Gunakan hati jangan pakai belati. ☺️

    Cakra.. Cakra.. Cakra! 😃

    #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat #TNISiagaTempur #BersamaRakyatTNIKuat #NKRIHargaMati #BravoTNI

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel