Satgas Pamtas

Puluhan Botol Miras Berbagai Merek Ditemukan Satgas Yonif 623/WBU di TPU Lalesallo

Dibaca: 50 Oleh 11 Des 2020Tidak ada komentar
Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY Bantu Ajar Anak-anak PAUD di Perbatasan RI -PNG
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA,tniad.mil.id– Patroli wilayah yang rutin dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif 623/BWU membuahkan hasil dengan ditemukannya puluhan botol minuman keras di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lalesallo, Desa Pancang, Kecamatan Sebatik.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 623/BWU Letkol Inf Yordania, S.I.P., M.Si, dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (11/12/2020).

Diungkapkan Dansatgas, penemuan minuman keras oleh Pos Tanjung Aruini pada Kamis dini hari (10/12/2020) diperoleh setelah mendapat informasi dari anggota Staf Intel Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bahwa akan ada perahu dari arah Tawau, Malaysia yang akan membawa miras masuk ke wilayah Indonesia melalui dermaga Lalesalo, Sebatik.

“Kemudian Danpos Tanjung Aru Letda Inf Rifky Akbar Wicaksono beserta dua personel Pos Tanjung Aru, Praka Fajar dan Praka Saifur melaksanakan patroli dengan mendatangi lokasi dermaga Lalesalo, namun tidak ditemukan kegiatan atau hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, selanjutnya anggota Pos Tanjung Aru melakukan penyisiran di sekitar kuburan Lalesallo dan mendapati tumpukan barang yang ditutupi dengan terpal.

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY Bantu Ajar Anak-anak PAUD di Perbatasan RI -PNG

“Setelah dicek ditemukan 20 kardus yang berisi Miras dengan berbagai macam jenis yaitu jenis Golden Ice sebanyak 84 Botol, jenis Soju sebanyak 36 Botol, jenis R&B Likeur sebanyak 84 botol dan jenis Snows sebanyak 72 kaleng sehingga seluruhnya berjumlah 276 botol,” jelasnya.

Yordania mengatakan, keberhasilan Satgas Pamtas Yonif 623/BWU mengamankan minuman keras dengan berbagai jenis di akhir penugasan membuktikan bahwa personel tetap semangat dalam memberantas tindak penyeludupan barang ilegal dan terlarang.

“Saya selalu menekankan kepada anggota di jajaran pos agar terus melaksanakan tugas dengan serius dan tidak main-main di akhir masa tugas pengamanan perbatasan, karena pelaku tindak kejahatan akan terus memanfaatkan kelengahan aparat yang berada di lapangan terutama di daerah perbatasan yang rawan dengan tindak kejahatan,” lanjutnya.

“Atas penemuan barang terlarang ini, tentunya saya bangga atas kinerja anggota yang berhasil mengamankan miras sehingga tidak beredar luas di masyarakat,” pungkas Yordania mengakhiri. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel