Satgas Pamtas

Salbiah Terbaring Lemah Sakit Anemia, Satgas Yonif R 303 Donorkan Darah

Dibaca: 11 Oleh 03 Mar 2020Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Terbaring lemah di Rumah Sakit Pratama Gerbang Sehat Mahulu (RSP GSM), akibat penyakit anemia, Salbiah (39) mendapatkan donor darah dari prajurit Satgas Yonif Raider 303/SSM.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM. Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos.,M.I.Pol.,dalam rilis tertulisnya di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Selasa (3/3/2020).

Diungkapkan Dansatgas, kebutuhan darah untuk Salbiah ini berawal dari informasi salah seorang warga, bahwa ada warga yang sedang sakit membutuhkan darah golongan AB (+) di RSP GSM Kabupaten Mahakam Ulu, pada Minggu (1/3/2020).

“Mendapat informasi tersebut, Dokter Satgas Pamtas, Lettu Ckm dr. Rulli Eka Prananda, Pasiops Satgas Lettu Inf Rendi Hardika Putera, S.T.Han., beserta 1 orang anggota lainnya bergegas menuju RSP GSM tersebut untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan darah,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, mendonorkan darah untuk warga yang membutuhkan tersebut, merupakan wujud kepedulian kepada sesama, apalagi Salbiah dalam kondisi tubuh yang lemah, perlu segera mendapat pertolongan.

“Ini kita lakukan atas dasar kemanusiaan, sekaligus membantunya untuk mendapatkan darah dalam pengobatannya,” jelasnya.

Taufik Ismail menambahkan, kehadiran Satgas di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan dampak positif dan respons yang baik dari masyarakat yang ada di perbatasan.

“Selain terjalin hubungan dan komunikasi yang baik antara anggota Satgas dengan masyarakat, kehadiran Satgas juga untuk dapat meringankan beban warga,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Dokter Satgas, Lettu Ckm dr. Rulli Eka Prananda, mengatakan, mendonorkan darah bagi warga yang membutuhkan, merupakan suatu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, dalam membantu mengatasi kesulitan warga di perbatasan.

“Satgas hadir di perbatasan ini, selain menjalankan tugas pokok menjaga patok-patok perbatasan, juga selalu siap membantu masyarakat. Dengan senang hati kami siap membantu,” tandasnya.

“Ini kami lakukan atas dasar ketulusan, murni dari dalam hati untuk membantu dan mengatasi kesulitan masyarakat yang ada di daerah terpencil di perbatasan Indonesia dan Malaysia,” tutur Rulli Eka Prananda.

Sementara itu, Ainun, adik dari Salbiah mengucapkan terima kasih kepada Satgas yang telah peduli membantu kakaknya yang lagi membutuhkan darah.

“Semoga kebaikan Bapak TNI ini dapat menjadi contoh untuk orang lain, agar selalu saling membantu kepada sesama,” pungkasnya penuh haru. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel