Satgas Pamtas

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Kembali Gagalkan Penyelundupan Minuman Keras di Perbatasan

Dibaca: 23 Oleh 26 Jun 2021Tidak ada komentar
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Kembali Gagalkan Penyelundupan Minuman Keras di Perbatasan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns kembali menggagalkan penyelundupan puluhan botol minuman keras (Miras) jenis Gin tanduk dan Brandy (produk buatan Malaysia) di jalur tidak resmi perbatasan Indonesia-Malaysia sektor Pos Guna Banir, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar.

Pada saat personel Pos Guna Banir di pimpin Danpos Letda Inf Surino melaksanakan patroli wilayah di Dusun Guna Banir, Kecamatan. Sekayam, Kabupaten Sanggau, secara tidak diduga menemukan tiga buah karung mencurigakan yang di taruh pada semak-semak sekitar jalur tidak resmi perbatasan RI-Malaysia. Ketika diperiksa karung tersebut berisi 46 botol jenis Gin Tanduk dan 14 jenis brandy, dengan total 60 botol yang diamankan.

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Kembali Gagalkan Penyelundupan Minuman Keras di Perbatasan

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P. di Pos Kotis Entikong, Sanggau, pada Sabtu (26/6/21)

“Kali ini kami kembali berhasil menggagalkan penyelundupan total 60 botol miras masuk ke Indonesia,” ujar Dansatgas.

Dansatgas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama memberantas masuknya miras ilegal di wilayah perbatasan RI-Malaysia dengan cara tidak memperjual belikan dan mengkonsumsi miras, karena hal tersebut dapat menyebabkan dampak yang negatif.

Kita akan rutin dan terus gencar melaksanakan upaya-upaya untuk mencegah penyelundupan Miras ilegal maupun barang ilegal lainnya dengan melakukan patroli dan pemeriksaan yang lebih intensif di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadinya kegiatan penyelundupan,” ungkap Dansatgas.

Danpos Guna Banir di tempat terpisah mengatakan patroli ini dilaksanakan sehubungan dengan maraknya peredaran miras dari Malaysia ke Indonesia yang menyebabkan terganggunya kehidupan masyarakat akibat penjualan dan konsumsi miras di masyarakat.

Selanjutnya seluruh minuman keras tersebut langsung diserahkan kepada pihak Bea Cukai Segumun. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel