Berita Satuan

Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Laksanakan Patroli Unsurveyed Segment Wilayah Numfo

Dibaca: 14 Oleh 23 Okt 2020Tidak ada komentar
Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Laksanakan Patroli Unsurveyed Segment Wilayah Numfo
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id- Sebagai Satgas pengamanan perbatasan di wilayah RI – RDTL khususnya Sektor Barat, sudah menjadi tugas pokok Pos Haumeniana untuk mengawal kedaulatan NKRI dengan melaksanakan patroli di Unsurveyed Segment (garis batas negara yang sebenarnya sudah ditetapkan, namun survei demarkasi dan penegasan batas darat masih belum dilakukan di wilayah Numfo.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han)., dalam rilisnya di Desa Haumeniana Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utata, Nusa Tenggara Timur, Jumat (23/10/2020).

Diungkapkan Dansatgas bahwa dilaksanakannya patroli perbatasan di wilayah Numfo bertujuan agar kedua negara dan masyarakatnya saling menghormati batas tersebut sampai dengan ada keputusan dari pemerintah kedua negara, sehingga tidak menimbulkan perselisihan. Selain itu juga sebagai pengawasan dan menjamin tidak terjadinya kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan hukum yang berlaku.

“Sebagai Satgas pengamanan perbatasan, kami wajib mengamankan seluruh batas-batas wilayah kedaulatan NKRI, “ ucap Dansatgas.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan tersebut dipimpin oleh Danpos Haumeniana Letda Arm Sutrisno beserta anggotanya melaksanakan patroli perbatasan yang berada di wilayah tugasnya.

Patroli di wilayah Numfo tersebut didampingi oleh Kepala Desa Haumeniana Petrus Asuat (51) dan Tokoh Adat Desa Haumeniana Nicolas Asuat (55) sebagai penunjuk batas-batas daerah sengketa yang berada di Desa Haumeniana.

Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Laksanakan Patroli Unsurveyed Segment Wilayah Numfo

“Kami laksanakan patroli batas wilayah NKRI didampingi oleh Bapak Desa dan Bapak Adat untuk dapat menunjukan batas-batas daerah sengketa di wilayah ini, agar nantinya tidak terjadi kesalahpahaman antara kami Satgas Pos Haumeniana dengan petugas dari negara tetangga dalam menjaga dan mengamankan perbatasan,” ungkap Laode Irawan.

Sementara itu, Bapak Desa serta Bapak Adat berpesan kepada Satgas Yonarmed 3/105 Tarik agar selalu berhati-hati dalam melaksanakan tugas di perbatasan terkait klaim atas tanah adat di wilayah perbatasan tersebut.

“Sampai dengan saat ini masyarakat Desa Haumeniana sudah sangat terbantu dengan keberadaan Pos disini. Kapan pun dibutuhkan kami sangat siap untuk membantu Bapak TNI, semoga dalam menjalankan tugasnya bapak-bapak TNI sekalian selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel