Satgas Pamtas

Satgas Yonif 403/WP Bersama Warga Bangun Jembatan Kayu di Jalur Trans Papua Pasca Longsor

Dibaca: 8 Oleh 18 Apr 2021Tidak ada komentar
Satgas Yonif 403/WP Bersama Warga Bangun Jembatan Kayu di Jalur Trans Papua Pasca Longsor
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Bentuk kepedulian TNI AD dalam hal ini Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Bompay bersama warga membangun Jembatan dari Kayu di Jalur Trans Papua yang terputus akibat longsor, di Kampung Bompay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Komandan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (18/4/2021).

Dijelaskan Dansatgas, longsor terjadi karena curah hujan yang tinggi dan berlangsung secara terus-menerus di wilayah Distrik Waris.

“Ini respons cepat kita dan juga bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat agar dapat beraktivitas kembali dan akses transportasi dapat kembali normal,” ujarnya.

Selanjutnya Dansatgas mengungkapkan, berdasarkan informasi dari BMKG prospek cuaca sepekan di Provinsi Papua bagian utara termasuk di dalamnya daerah Kabupaten Keerom mulai tanggal 12 sampai dengan 18 April 2021 termasuk dalam daerah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat.

“Berdasarkan informasi dari BMKG Wilayah V Jayapura bahwa prospek cuaca sepekan di Provinsi Papua Bagian Utara mulai tanggal 12 sampai dengan 14 April 2021 umumnya berawan hingga hujan ringan, potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kabupaten Biak, Supiori, Waropen, Sarmi, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan termasuk Kabupaten Keerom,” papar Dansatgat Letkol Inf Ade

“Pada tanggal 15 sampai dengan 18 April 2021 prospek cuaca umumnya berawan hingga hujan lokal, potensi hujan ringan hingga lebat di wilayah Kabupaten Biak, Kepulauan Yapen, Waropen, Nabire, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Mamberamo Raya, dan termasuk Kabupaten Keerom. Sehingga cukup memungkinkan bila terjadi jalan longsor di jalan Trans Papua Kampung Bompay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua,” tambah Ade.

Ia pun meyakini bahwa pembangunan jembatan tersebut sebagai alternatif sementara untuk mengatasi akses jalan yang terputus akibat longsor.

“Pengerjaan dilaksanakan secara gotong-royong mulai hari Sabtu, 17 April 2021 setelah mendapat laporan dari warga,” terang Ade.

Lebih lanjut Ade mengatakan bahwa kegiatan pembangunan jembatan kayu tersebut dipimpin oleh Danpos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Serka Cecep Kusumah Dinata bersama-sama dengan masyarakat sekitar dan personel Pos Bompay lainnya.

Di tempat terpisah, Danpos Bompay Serka Cecep Kusumah Dinata juga menyampaikan hal yang senada, yakni pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai alternatif sementara untuk membantu meringkankan beban pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena jalur trans tersebut merupakan akses utama untuk jalur perlintasan masyarakat dan merupakan jalur utama dari Kota Jayapura menuju Distrik Senggi.

“Bersama warga, kami membangun jembatan sebagai alternatif sementara untuk membantu meringkankan beban pengguna jalan dan masyarakat sekitar, karena jalur trans tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat dan merupakan jalur utama dari Kota Jayapura menuju Distrik Senggi,” kata Cecep.

Satgas Yonif 403/WP Bersama Warga Bangun Jembatan Kayu di Jalur Trans Papua Pasca Longsor

“Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wahana bagi kami dan masyarakat untuk saling membangun komunikasi timbal balik yang lebih baik lagi sehingga tercipta suasana yang semakin harmonis, apalagi dalam suasana bulan Suci Ramadhan,” tutur Cecep.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Bompay, Bapak Steve Swo (37) sangat berterima kasih dan mendukung serta menyambut baik personel Pos Bompay yang turut serta membantu mengatasi kesulitan warga.

“Terima kasih bapak-bapak TNI Pos Bompay yang sudah membantu kita (Warga) dengan membangun jembatan di jalur trans Papua yang terputus akibat diguyur hujan, ini tentunya sangat meringankan beban kami sebagai pengguna jalur jalan,” tandas Steve.

Pelaksanaan kegiatan pembangunan Jembatan Kayu tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Papua. Hal itu disampaikan salah satu perwakilan dari Pemda yakni Kabupaten Keerom yang mendatangi Pos Bompay.

Dalam kunjungannya, pihaknya juga menyampaikan bahwa nanti akan melaksanakan peninjauan tentang pembangunan jembatan kayu tersebut.

Akhirnya, dengan pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dan masyarakat sekitar dalam rangka memperlancar kembali akses jalur trans Papua tersebut sehingga dapat dilewati oleh kendaraan secara normal kembali seperti biasanya. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel