Kodam V/Brawijaya

Silaturahmi Asisten Teritorial Panglima TNI Dengan Komponen Masyarakat Bangkalan

Dibaca: 2319 Oleh 24 Okt 2014Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Bangkalan (23/10). Pada Kamis 23-10-2014, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Ngakan Gede Sugihartha G, SH didampingi Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Arh Nisan Setiadi, SE mengadakan tatap muka, silaturahmi dan dialog. Sekitar 1200 orang komponen masyarakat hadir pada kegiatan ini, diantaranya: anggota Kodim 0829/Bangkalan, aparat Pemda Bangkalan , Ormas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, Dharma Wanita, LVRI, Purn TNI/Polri, FKPPI, PPM, Mahasiswa, Pelajar SD, SMP, SMA dan para Santri Pondok Pesantren. Tatap muka yang bertemakan “Melalui Komsos TNI, Kita Jalin Hubungan Silaturahmi antar TNI Dengan Komponen Masyarakat Dalam Rangka Membangun Karakter Bangsa Guna Memperkuat Ketahanan Wilayah” dimana kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Syarifah Ambami Rato Ebuh Pemda Bangkalan.

Bupati Bangkalan yang diwakili Wakil Bupati Ir, H. Mundhir A. Rofii menyampaikan selamat datang kepada Aster Panglima TNI dan rombongan. Wakil Bupati Bangkalan mewakili unsur Forpimda, Pemda Bangkalan dan seluruh komponen masyarakat Bangkalan menyambut dengan penuh rasa suka cita, keterbukaan dan kekeluargaan. Tatap muka dan silaturahmi ini diharapkan bermanfaat dalam mendorong semangat kebersamaan, kerjasama, kekompakan antara TNI dan Rakyat (masyarakat) serta persatuan dan kesatuan segenap komponen masyarakat dalam membangun daerah dan masyarakat Bangkalan kedepan.

Dalam sambutan singkatnya Danrem 084/BJ mengucapkan rasa bangga dan kehormatan atas kunjungan Aster Panglima TNI yang bersedia meluangkan waktu ditengah kesibukan yang ada sehinngga masih sempat memberikan informasi, petunjuk dan arahan yang penting dan strategis kepada segenap elemen masyarakat Kabupaten Bangkalan. Danrem juga berterima kasih kepada Pemda Bangkalan atas penyambutan, antusiasme dan dukungan penuh masyarakat Bangkalan terhadap acara tatap muka dan silaturahmi TNI dengan masyarakat.

Mengawali sambutannya Aster Panglima TNI mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan bantuan Pemda Bangkalan dalam menyukseskan Hari jadi TNI ke-69. Aster berpesan hendaknya seluruh komponen bangsa dapat menyikapi segala perbedaan dengan jangan mencari dan menonjolkan perbedaan yang ada tetapi sebaiknya mencari persamaan dan kebersamaan untuk kebaikan semua. Seperti tradisi di Madura dalam menyambut tamu dengan nasi tumpeng yang dihidangkan dalam bentuk menu nasi kuning berbentuk gunung dengan puncak mengerucut dan ditambahkan lauk pauk yang bermacam-macam sebagai simbol bahwa kita boleh berbeda-beda jalan, namun tetap mempunyai persamaan satu tujuan puncak tertinggi yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Nasi Tumpeng merupakan bukti simbol kearifan lokal yang mengajarkan kita senantiasa menerima dan memahami fakta perbedaan untuk mencapai cita-cita bersama.

Silaturahmi juga mempunyai makna yang mendalam dan banyak bermafaat bagi kita semua yaitu : silaturahmi akan membuat kita bertemu teman dan saudara, ketemu teman dan saudara akan menyebabkan kita banyak tersenyum bahagia sehingga memperpanjang umur, sering silaturahmi juga membuat kita mempunyai banyak teman, rekan dan saudara, sehingga akan mendatangkan banyak rejeki dan barokah.

Sebagai pemateri terakhir Kolonel Kav Agus Suharto, S.IP, MM telah menjelaskan secara panjang lebar dan mendalam tentang membangun karakter, jati diri dan kepribadian bangsa/masyarakat. Penjelasan tentang ancaman pengaruh Globalisasi yang disertai contoh-contoh perilaku menyimpang yang mengerikan dan memperihatinkan dipaparkan dalam bentuk gambar, foto maupun video, sempat membuat audience terkejut, terpanah dan sedih sesaat. Sehingga diharapkan semua elemen bangsa segera menyadari betapa berbahayanya membiarkan fakta bahwa banyak anak-anak kita yang kehilangan karakternya sehingga negeri ini telah kehilangan jati dirinya. Untuk itu, Kolonel Agus berharap kita semua menyadari, mulai dari diri sendiri, orang tua, sekolah dan masyarakat secara bersama-sama, bekerjasama membangun karakter individu anak bangsa. Peran orang tua sangat dominan dan menentukan dalam menanamkan dasar pembentukan karakter anak. Jadi peran pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan dan orang tua harus secara terus menerus melakukan proses perubahan dan perbaikan dalam membangun karakter individu anak bangsa, jika ingin bangsa ini selamat dari kehancuran.

Lebih jauh Kolonel Agus juga menyinggung penting mengendalikan laju pertumbuhan penduduk melalui program Keluarga Berencana. Perubahan iklim dan ledakan penduduk dunia tahun 2030 diperkirakan akan memicu terjadikan kelangkaan pangan (bencana kelaparan), energi dan air yang luar biasa serta memicu kerusuhan sosial dan konflik internasional karena terjadi migrasi besar-besaran dari daerah yang paling terkena dampak. Untuk mencegah ancaman global tersebut, seluruh komponen bangsa harus bekerja sama dan bersinergi membatasi pertambahan penduduk dengan program KB, mencegah kerusakan dan melestarikan lingkungan.

Aster Panglima TNI juga menyempatkan diri mengadakan dialog dan tanya jawab dengan perwakilan pelajar dan mahasiswa serta tidak lupa memberikan hadiah/souvenir bagi pelajar dan mahasiswa sebagai pemacu semangat belajar bagi pelajar/mahasiswa yang mampu menjawab pertanyaan dan menyanyikan lagu-lagu Nasional.

Sebelum acara ditutup Ketua Ponpes Labang Prof. H. Halim Irsyad memimpin do’a bersama dengan harapan semoga acara tatap muka dan silaturahmi TNI dengan Masyarakat akan membawa manfaat bagi kemaslahatan umat dan semua yang hadir diampuni dosanya, diberikan rahmat dan hidayah-Nya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel