Berita Satuan

Sinergi Satgas Yonif 403 dan Puskesmas Arsotami Gelar Pelayanan Posyandu di Perbatasan RI-PNG

Dibaca: 4 Oleh 23 Jun 2021Tidak ada komentar
Sinergi Satgas Yonif 403 dan Puskesmas Arsotami Gelar Pelayanan Posyandu di Perbatasan RI-PNG
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Mendukung pemerintah mewujudkan program menuju anak sehat dan cerdas, personel Kesehatan Pos Kout Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 403/Wirasada Pratista bersinergi dengan Puskesmas Arsotami menggelar pelayanan Posyandu di Kampung Workwana, Distrik Arsotami, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Rabu, (23/6/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa Satgas Yonif 403/Wirasada Pratista akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menjalankan tugas pokoknya dalam menjaga kedaulatan wilayah NKRI dan juga memiliki tanggung jawab moral memastikan anak-anak generasi penerus bangsa yang ada di perbatasan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat.

“Oleh karena itu kami bekerja sama dengan Puskesmas Arsotami menggelar pelayanan Posyandu untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu dan balitanya serta tumbuh kembang anaknya, juga mengetahui kondisi kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungannya,” imbuh Dansatgas.

Di tempat terpisah Serka Yomi salah satu tim kesehatan Pos Kout menjelaskan penyelenggaraan kegiatan Posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan mengoptimalkan tumbuh kembang balita sehingga diharapkan ibu hamil dan balita tidak mudah terpapar penyakit.

Sinergi Satgas Yonif 403 dan Puskesmas Arsotami Gelar Pelayanan Posyandu di Perbatasan RI-PNG

“Pelayanan kesehatan yang diberikan diantaranya pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin ibu hamil, menimbang berat anak, mengukur tinggi anak, pemberian obat dan vitamin, Imunisasi Vaksin Jenis DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus), BCG (Bacillus, Calmette, Guerin), IPV (Inactivated, Poliovirus, Vaccine) dan pemberian makanan tambahan balita berupa biskuit,” ucap Yomi.

Yomi berharap dengan kegiatan Posyandu ini dapat memberikan manfaat nyata untuk bisa menekan angka kematian ibu hamil dan gizi buruk bagi balita khususnya bagi warga yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG tersebut. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel