Berita Satuan

Tangkal Radikalisme dan Penyalahgunaan Narkoba, Satgas Yonif 623 Berikan Penyuluhan Kepada Warga Perbatasan

Dibaca: 15 Oleh 16 Agu 2020Tidak ada komentar
Tangkal Radikalisme dan Penyalahgunaan Narkoba, Satgas Yonif 623 Berikan Penyuluhan Kepada Warga Perbatasan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Guna menangkal sekaligus mencegah paham radikalisme dan penyalahgunaan narkoba di wilayah perbatasan RI-Malaysia, Satgas Yonif 623/BWU memberikan penyuluhan kepada warga Desa Parupai.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 623/BWU, Letkol Inf Yordania, S.I.P., M.Si, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (16/8/2020).

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan penyuluhan ideologi Pancasila pada Jumat (14/8/2020) dilaksanakan Pos Gabma Long Midang dipimpin Lettu Ckm Adriansyah bersama beberapa personel Satgas bertempat di Desa Parupai, Kecamatan Krayan.

“Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman agar masyarakat perbatasan dapat lebih memahami ideologi Pancasila sebagai landasan berpijak setiap warga dalam bersikap dan berprilaku,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan memedomani Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, paham radikalisme dapat ditangkal dan dicegah dari kehidupan masyarakat.

“Selain itu, kita juga mengajak warga untuk tidak pernah bersentuhan dengan narkoba dan obat-obatan yang terlarang, karena sangat membahayakan bagi kesehatan,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Danpos Gabma Long Midang, Lettu Ckm Adriansyah pada kegiatan penyuluhan ini juga menjelaskan tentang Covid-19 kepada masyarakat perbatasan agar warga juga mempunyai pengetahuan dan bekal untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini.

“Yaitu dengan rajin cuci tangan, gunakan masker setiap beraktivitas, jaga jarak, dan rajin olahraga,” sambungnya.

“Dan yang tak kalah penting yaitu jaga kebersihan diri dan lingkungan, agar kita terhindar dari segala macam penyakit, “ tandas tenaga medis Satgas ini memberi tips.

Sementara itu Kepala Desa Parupai, Parir (55), yang didampingi Sekretaris Desa Yuen (45), dan Ketua Dewan Pengawas Desa, Berlin (50) begitu senang dan berterima kasih kepada Satgas atas terlaksananya kegiatan penyuluhan seperti ini.

“Selain menambah wawasan dan pengetahuan warga, ideologi Pancasila ini harus terus dipupuk khususnya kepada generasi muda bangsa yang tinggal di wilayah perbatasan RI-Malaysia ini,” terangnya.

Tangkal Radikalisme dan Penyalahgunaan Narkoba, Satgas Yonif 623 Berikan Penyuluhan Kepada Warga Perbatasan

“Saya yakin, dengan memedomani falsafah Pancasila, warga di tapal batas negara ini tidak terpengaruh dengan isu-isu yang menyesatkan, dan bangga menjadi warga negara Indonesia tercinta, “ tutur sang kepala desa.

Di akhir kegiatan, untuk menambah semarak acara, personel Pos Gabma memberikan doorprize berupa hadiah yang menarik bagi warga dan anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel