JAKARTA, tniad.mil.id – Tumbuhkan jiwa nasionalisme kepada anak-anak penyandang disabilitas di perbatasan, Satgas Yonif 755/Yalet Kostrad menggelar upacara penaikan bendera Merah Putih di SLB Negeri Mimika.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 755/Yalet Kostrad, Letkol Inf Dodi Nur Hidayat, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Mimika, Papua, Senin (20/1/2020).
Disampaikan Dansatgas, upacara ini merupakan wujud kepedulian kita sesama anak bangsa dan sikap menghargai serta menghormati harkat dan derajat penyandang disabilitas yang memiliki persamaan hak sebagai warga negara.
“Bentuk kepedulian kita, sehingga tumbuh jiwa dan semangat nasionalisme dibalik keterbatasan yang dimilikinya,” kata Dansatgas.
Lebih lanjut disampaikan, bahwa perangkat upacara semuanya diambil dari siswa dan siswi SLB Negeri Mimika dan sebelum pelaksanaannya diberikan pelatihan oleh personel Satgas dipimpin Sertu Amri.
“Semoga dengan menjadi perangkat upacara, mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam diri mereka,” harap Dansatgas.
Terpisah, Sunardin selaku Kepala Sekolah SLB Negeri Mimika merasa kagum dan berterima kasih kepada Satgas Yonif 755/Yalet Kostrad atas terlaksananya upacara penaikan bendera Merah Putih di sekolahnya.
“Kagum kepada bapak TNI yang penuh kesabaran melatih anak-anak kami, sehingga upacara hari ini dapat berjalan dengan baik,” kata Sunardin.
“Terima kasih, ini merupakan upacara penaikan bendera Merah Putih pertama kali yang dilakukan di sekolahan ini, semoga ini akan rutin dilakukan,” pungkasnya. (Dispenad)