
JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas Yonif 756/WMS SSK ll Pos Banti bersama Satgas Brimob Bangka Belitung dan masyarakat Kampung Kimbeli, menggelar gotong royong melakukan perbaikan pada bangunan Gereja GKI Jemaat Pison Kimbeli di Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika, Papua.
Hal tersebut seperti disampaikan Dansatgas Yonif 756/WMS Letkol Inf Marolop Edison Bala Hutapea, M.Han., dalam rilis tertulisnya di Timika, Papua, Selasa, (11/5/2021).
Dikatakannya, gotong royong yang digelar tersebut sebagai upaya membantu warga akan keberadaan Gereja GKI Jemaat Pison Kimbeli sebagai tempat ibadah yang layak dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ibadah para jemaatnya.
“Kita bergotong royong memperbaiki bagian atap, pengecatan dan pembenahan pada beberapa fasilitas yang rusak dan tidak terawat, setelah sebelumnya gereja ini ditinggal mengungsi jemaatnya menghindari aksi brutal kelompok separatis dan teroris Papua,” kata Dansatgas.
Lebih lanjut dijelaskannya, untuk mengembalikan fungsinya seperti semula, personel Pos Banti bersama Brimob dan masyarakat setempat bahu membahu bergotong royong selama dua hari (10-11/5) untuk membenahi bangunan gereja tersebut.
“Di sinilah terlihat dengan jelas sikap toleransi dan indahnya kita hidup dalam berbagai perbedaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, walaupun berbeda suku dan agama, namun tetap disatukan dalam kegiatan perbaikan Gereja GKI Jemaat Pison Kimbeli. Walaupun sebagian sedang menjalankan ibadah puasa, namun tidak menyurutkan niat dan kepedulian membantu memperbaiki gereja ini,” ucapnya.
Sementara itu, Safrianus Tabuni selaku Pendeta Gereja GKI Jemaat Pison Kimbeli, mengucapkan banyak terima kasih karena selama ini warga jemaat selalu beribadah di halaman gereja, karena merasa tidak nyaman dan khawatir atap gereja yang sudah lapuk akan roboh dan menimpa mereka.
“Kami warga jemaat mengucapkan terima kasih, terutama pada bapak-bapak TNI yang beragama Islam. Biarpun lagi berpuasa, tetap ikut membantu perbaiki gereja kami. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu menjaga dan memberkati bapak bapak sekalian di manapun bertugas,” pungkas Pendeta Safrianus.