TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Diskusi Kerukunan Umat Beragama

By 24 Jul 2015 08:42Kodam IV/Diponegoro
DSC_0611

Pentingnya Kerukunan Umat Beragama

Masalah kerukunan umat beragama harus selalu kita bina dan dipertahankan,  karena disinyalir ada kelompok – kelompok orang yang tidak ingin melihat bangsa Indonesia itu masyarakatnya hidup rukun dan damai.  Karena bangsa Indonesia merupakan Negara yang besar terdiri dari banyak suku bangsa, agama, adat istiadat dan banyak pulau.  Itu merupakan sasaran yang baik bagi orang yang ingin memecah belah Negara kesatuan Repulik Indonesia. 

Untuk menjaga kerukunan tersebut diselenggarakan sarasehan kerukunan antar umat beragama yang di selenggarakan di Resto Onglok kamis, (23/7) diselenggarakan oleh Polres Wonosobo dengan dihadiri Bupati Wonosobo, Komandan Kodim diwakili Kasdim, Ketua MUI Wonosobo, FKUB Wonosobo

Salah satu nara sumber adalah dari Kodim 0707/Wsb yang disampaikan oleh Kasdim mayor Inf Suratman.  Beliau menyampaikan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, karena Negara Indonesia adalah termasuk negara yang penduduknya majemuk dalam suku, adat, budaya dan agama. Kemajemukan dalam hal agama terjadi karena masuknya agama-agama besar ke Indonesia.

Perkembangan agama-agama tersebut telah menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang beragama, dimana kehidupan keagamaan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia. Suatu bukti dalam hal ini dapat dilihat dalam kenyataan bahwa sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari belenggu penjajah, sangat dipengaruhi antara lain oleh motivasi agama. Selain itu inspirasi dan aspirasi keagamaan tercermin dalam rumusan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Sehingga Indonesia bisa merdeka berkat persatuan dan kesatuan seluruh rakyatnya tidak memandang agama, ras, suku, adat dan sebagainya.

Akan tetapi fenoma yang berkembang saat ini adalah rasa patriotism bangsa ini dirasa mulai luntur tergerus oleh perkembangan jaman serta tehonologi informasi, sehingga ada kelompok – kelompok yang ingin memisahkan diri dari NKRI ini melalui berbagai cara.  Salah satunya adalah melalui agama.  Untuk itu kita sebagai bangsa Indonesia harus selalu berupaya untuk menjaga dan mengamankan setiap ada gejolak dengan cara memprediksi setiap ancaman yang bisa timbul baik dari kelompok radikal maupun hasutan dari luar negeri.

Untuk itu kita harus pasang mata dan telinga kita memantau setiap ada permasalahan yang timbul sekecil mungkin dengan melibatkan seloroh komponen bangsa, sehingga diharapkan tidak akan berkembang menjadi besar. Dengan cara temu cepat dan lapor cepat kepada pihak – pihak yang berkompeten.

Bilamana kerukunan beragama ini sudah tidak dapat berjalan baik maka dampak yang timbul adalah kerusuhan sosial.  Dampak yang ditimbulkan antara lain :  kerugian personil dan materil ; kesengsaraan masyarakat ; kerusakan sarana umum; apabila penangannya tidak tepat dan cepat maka akan dapatmenimbulkan ketidak percayaan kepada pemerintah; dapat mengakibatkan stabilitas keamanan dan terhambatnya kegiatan perekonomian.

Agar permasalahan sosial  tidak terjadi maka diperlukan upaya pencegahan antara lain ; meningkatkan kemampuan deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat; peka terhadap situasi dan kondisi yang berkembang; membuka komunikasi terhadap semua komponen bangsa baik antar pemerintah dengan masyarakat antar pemeluk agama dan lain sebagainya; jangan ada pembiaran terhadap permasalah yang berkembang sekecil mungkin; adakan koordinasi secara menyeluruh,  adakan kegiatan yang melibatkan semua komponen bangsa seperti tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.  Bila terjadi masalah dilapangan segera ambil tindakan dengan mengedepankan penindakan secara hokum yang berlaku, selesaikan permasalahan tersebut secara tuntas; jangan membiarkan permasalahan sekecil apapun; libatkan dan kerja sama TNI Polri Pemda dan para tokoh dengan koordinasi agar tidak salah pemberitaan.

Yang paling penting adalah kita harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Tidak ada gunanya kita makmur dan modern namun kita kehilangan yang fundamental dan terbaik dari bangsa ini yaitu :  Pancasila; Kebinekaan; semangat persatuan dan kesatuan; toleransi antar umat beragama; kesantuan bangsa; pluralism dan kemanusiaaan.

Acara diakhiri membuat nota kesepakatan bersama forum kerukunan umat beragama tentang menjalin komunikasi, koordinasi dan menjaga toleransi antar umat beragama di kabupaten wonosobo  peserta diskusi. Adapun isi nya adalah sebagai berikut :

Dalam Nota Kesepakatan Bersama ini secara bersama-sama, selanjutnya disebut PARA PIHAK, terlebih dahulu menerangkan sebagai berikut :

  1. Bahwa kerukunan umat beragama di kabupaten Wonosobo harus ditingkatkan secara berkelanjutan, hal ini sejalan dengan jiwa Bhineka Tunggal Ika sebagai upaya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di kabupaten Wonosobo;
  2. Bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Wonosobo bersepakat untuk meningkatkan jalinan komunikasi, koordinasi dan senantiasa menjaga toleransi antar umat beragama;
  3. Bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Wonosobo bersepakat tidak akan memaksakan kehendak agama dan keyakinan serta tidak akan melakukan provokasi untuk kepentingan agama dan keyakinan yang dianutnya kepada pihak-pihak manapun;
  4. Bahwa umat beragama di kabupaten Wonosobo senantiasa akanmenjaga dan memelihara tempat ibadah masing-masing dan tidak akan melakukan pengrusakan dalam bentuk apapun terhadap tempat ibadah milik agama lain;
  5. Bahwa untuk mewujudkan program tersebut di atas, harus dirancang, dikoordinasikan dandilaksanakan dalam bentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta melaksanakan kegiatan keagamanan dengan tidak mengesampingkan agama atau keyakinan yang dianut.
POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kodam Iskandar Muda Kodam XVI/Patimura PORAD Kodam V/Brawijaya Kodam Jaya Puspen TNI Kodam IX/Udayana Kodam XII/Tanjungpura Berita Satuan
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Diskusi Kerukunan Umat Beragama