Satgas Pamtas

Atasi Sawah Kering, Satgas Yonif 132 Bangun Saluran Irigasi

Dibaca: 10 Oleh 11 Des 2019Tidak ada komentar
Atasi Sawah Kering, Satgas Yonif 132 Bangun Saluran Irigasi
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.ad – Dalam rangka mengatasi kekeringan sawah di Desa Netamnanu, anggota Pos Oepoli Sungai Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS, bersama masyarakat desa Netamnanu membangun saluran irigasi.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Letkol Inf Wisyudha Utama dalam keterangan tertulisnya di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, NTT, Selasa (10/12/2019).

Dikatakannya, pembuatan saluran irigasi yang dilakukan oleh anggota Pos Oepoli Sungai ini adalah untuk membantu masyarakat di desa Netamnanu dalam mengatasi kekeringan sawah dengan mengalirkan air ke sawah-sawah mereka sampai merata.

“Melihat kondisi di desa ini tidak memiliki saluran irigasi, anggota Pos Oepoli Sungai dipimpin Komandan Pos (Danpos) Sertu Nofrianto dan 5 orang anggotanya bersama-sama masyarakat desa Netamnanu membuat saluran irigasi,” jelas Wisyudha.

Lebih lanjut dijelaskannya, irigasi ini sangat penting untuk membagi arus aliran air ke masing-masing sawah, sehingga para petani tidak kesulitan dalam memperoleh air untuk mengairi sawah mereka.

Pentingnya keberadaan irigasi ini, juga disampaikan oleh Petrus Sila (53 tahun) salah satu warga desa Netamnanu yang sudah lama mengharapkan adanya irigasi bagi sawahnya dan sawah-sawah warga lainnya.

Baca juga:  Hari Ibu di Perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif R 300 Bagi Kasih Bersama Lansia

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak TNI karena telah membuatkan irigasi bagi sawah-sawah kami sehingga kami tidak kesulitan lagi untuk mengaliri sawah-sawah kami,” ucap Petrus.

Sementara itu, Danpos Oepoli Sungai Sertu Nofrianto berharap bahwa irigasi yang telah dibangun bersama tersebut untuk selalu dijaga, sehingga dapat digunakan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang dan mampu memberikan kesejahteraan masyarakat Desa Netamnanu. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel