Berita Satuan

Bersama Masyarakat, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersihkan Tempat Wisata Religi Goa Bunda Maria

Dibaca: 52 Oleh 09 Jan 2021Tidak ada komentar
Bersama Masyarakat, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersihkan Tempat Wisata Religi Goa Bunda Maria
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 bersama masyarakat Kampung Sanggaria Distrik Arso Kabupaten Keerom membersihkan tempat wisata religi Goa Bunda Maria yang terletak persis di samping Pos Kout KM 31.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han dalam keterangan tertulisnya  di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Sabtu (9/1/2021).

Disampaikan Dansatgas bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kout KM 31 bersama warga Kampung Sanggaria merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap lingkungan khususnya tempat wisata religi yang dianggap suci dan sakral.

“Jika lingkungan Kampung saja bisa terjaga kebersihannya, apalagi tempat yang dianggap suci. Untuk itu Satgas bersama masyarakat melakukan karya bhakti ini guna menjaga kebersihan dan kelestariannya,” ungkap Anggun.

Di tempat terpisah, Komandan Pos Kout KM 31 Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat mengatakan bahwa tempat wisata religi yang berada di samping Posnya sudah sebelas bulan tutup dan tidak beroperasi.

“Semenjak adanya pandemi Covid-19 di awal tahun 2020, tempat wisata ini tidak dibuka lagi untuk umum. Bahkan pengelolanya pun tidak pernah datang melihat kondisi tempat wisata tersebut. Namun hati kami tergerak untuk tetap menjaga kebersihan, kelestarian dan sisi religiusnya agar Goa Bunda Maria ini tetap menjadi kebanggaan warga Kabupaten Keerom.” Jelas Hervin.

Begitupun masyarakat Kampung Sanggaria yang sudah menganggap Goa Bunda Maria ini sebagai tempat yang suci sehingga dengan keikhlasan hati, mereka pun turut membantu dalam kegiatan karya bakti tersebut.

Bersama Masyarakat, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersihkan Tempat Wisata Religi Goa Bunda Maria

“Tempat ini sudah kami anggap sebagai tempat kami sendiri, sehingga tidak menjadi alasan untuk kami tidak membersihkannya walaupun kondisi tempat wisata ini masih tutup, ” ucap Jonathan (32) salah satu warga Kampung Sanggaria. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel