Satgas Pamtas

Bersama Warga Long Metun, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif R 200/BN Membuat Jembatan Penghubung Desa

Dibaca: 112 Oleh 20 Des 2020Tidak ada komentar
Bersama Warga Long Metun, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif R 200/BN Membuat Jembatan Penghubung Desa
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Bergotong-royong bersama warga perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 200/BN melaksanakan kegiatan kerja bakti membuat jembatan penghubung antara Desa Long Metun Lama dan Long Metun Baru.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 200/BN, Mayor Inf Andy Irawan, S.H, dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Minggu (20/12/2020).

Diungkapkan Dansatgas, pembangunan jembatan penghubung antara dua desa tersebut dilaksanakan personel Pos Long Metun dipimpin Danpos Letda Inf Sandra Kirana bersama beberapa anggota Satgas dan warga pada Sabtu (19/12/2020).

“Jembatan ini menjadi sangat vital bagi warga Desa Long Metun Lama dan Desa Long Metun Baru, Kecamatan Kayan Hilir, Kalimantan Utara,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, selama ini warga tidak punya pilihan lain untuk saling berkunjung saja harus menempuh perjalanan jauh karena memutar melewati perkebunan milik warga.

“Melihat kondisi ini Danpos (Letda Inf Sandra) bersama anggota pos berinisiatif membangun jembatan penghubung untuk memperpendek jarak tempuh dari dan menuju kedua desa tersebut,” jelasnya.

Menurut Andy Irawan, kerja bakti pembangunan jembatan ini merupakan wujud kepedulian Satgas dalam membantu kesulitan warga di wilayah perbatasan. Selain melaksanakan tugas pengamanan wilayah, para personelnya juga senantiasa terjun langsung membantu kebutuhan vital warga dalam melaksanakan aktivitasnya.

Bersama Warga Long Metun, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif R 200/BN Membuat Jembatan Penghubung Desa

“Salah satunya melalui kegiatan kerja bakti pembangunan jembatan penghubung antar dua desa di wilayah perbatasan. Inilah wujud perhatian dan kepedulian kita dalam memecahkan persoalan yang dihadapi masyarakat,” urainya.

“Gotong-royong seperti ini diharapkan makin mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus juga sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” tandas Andy Irawan.

Di tempat terpisah, Danpos Long Metun Letda Inf Sandra Kirana mengatakan, pembangunan jembatan penghubung ini dilakukan untuk memperlancar mobilisasi dua desa tersebut.

“Kerja bakti pembuatan jembatan ini dilakukan untuk memperpendek jarak tempuh antar desa sekaligus menunjang kegiatan ekonomi masyarakat, ucap Sandra, di Desa Long Metun Kecamatan Kayan Hilir Malinau,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Long Metun Impung Udau (51), sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh anggota Satgas kepada warganya.

“Saya mewakili masyarakat Desa Long Metun sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dengan kegiatan gotong-royong yang selalu bersinergi dengan semua lapisan masyarakat,” tuturnya bangga. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel