Satgas Pamtas

Dalam Sepekan 5 Pucuk Senpi Diserahkan Warga Perbatasan ke Satgas Yonif 742

Dibaca: 7 Oleh 26 Jun 2021Tidak ada komentar
Dalam Sepekan 5 Pucuk Senpi Diserahkan Warga Perbatasan ke Satgas Yonif 742
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Sebanyak 5 pucuk senjata api jenis springfield diserahkan warga perbatasan RI-RDTL secara sukarela kepada Satgas Yonif 742/SWY di tiga tempat dan waktu yang berbeda dalam sepekan terakhir.

Dalam Sepekan 5 Pucuk Senpi Diserahkan Warga Perbatasan ke Satgas Yonif 742

Dalam rilis tertulis Penerangan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY, Jumat (25/6/2021) disampaikan dari 5 pucuk senjata api jenis springfield itu, satu pucuk springfield diserahkan VD (56) warga Dusun Aisik Aiseban Desa Silawan kepada personel Pos Damar Kipur I pada hari Jumat (18/6), dua pucuk diserahkan NI (57) warga Dusun Abitas Desa Lakmars pada hari Selasa (22/6), serta dua pucuk lagi diterima personel Pos Dafala Kipur III pada Kamis (24/6) dari RH (54) warga Dusun Dubasa A Desa Dafala.

Dalam Sepekan 5 Pucuk Senpi Diserahkan Warga Perbatasan ke Satgas Yonif 742

Terkait penyerahan itu, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada Satgas Yonif 742/SWY sehingga dengan kesadaran dan kerelaannya menyerahkan senjata api yang selama ini mereka miliki.

“Dan kepada prajurit Satgas, teruslah berbuat dan berikan yang terbaik untuk membantu masyarakat dalam segala hal baik di bidang pertanian, kesehatan, pendidikan, keamanan lingkungan dan jangan membuat pelanggaran yang dapat merugikan dan menyakiti hati rakyat karena itu akan merugikan diri sendiri dan keluarga bahkan satuan,” ungkap Bayu Sigit.

Dalam Sepekan 5 Pucuk Senpi Diserahkan Warga Perbatasan ke Satgas Yonif 742

Ia juga meminta kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata api, munisi maupun bahan peledak lainnya agar diserahkan kepada aparat terdekat seperti personel pos yang tersebar di sepanjang perbatasan Timor Leste dengan Kabupaten Belu atau ke Mako Satgas.

“Jangan ragu ataupun takut, laporkan saja kepada pos atau Mako Satgas, maka kami akan langsung datang mengamankannya dan masyarakat juga akan merasa aman dan tidak dihantui perasaan was-was karena memiliki barang yang tidak diperbolekan secara hukum,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel