Berita Satuan

Ini Yang Dilakukan Satgas Yonif MR 413 Kostrad, Agar Siswa di Perbatasan Tetap Dapat Belajar

Dibaca: 6 Oleh 28 Jan 2021Tidak ada komentar
Ini Yang Dilakukan Satgas Yonif MR 413 Kostrad, Agar Siswa di Perbatasan Tetap Dapat Belajar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad membuka sekolah darurat yang digelar di Pos Pitewi Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom dalam upaya menjamin anak-anak perbatasan RI-PNG tetap dapat belajar pada masa pandemi Covid-19 yang sedang mewabah di seluruh wilayah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Kamis (28/1/2018).

“Kegiatan belajar mengajar yang kami berikan ini merupakan kepedulian kami terhadap masa depan anak-anak Papua khususnya yang berada di perbatasan RI-PNG. Mereka tidak seperti teman-teman lainnya di Kota yang masih bisa belajar melalui daring atau pembelajaran jarak jauh secara online, untuk itu kami menggelar sekolah darurat ini untuk tetap dapat belajar dan menjaga kualitas belajar mereka,” ungkap Dansatgas.

Ini Yang Dilakukan Satgas Yonif MR 413 Kostrad, Agar Siswa di Perbatasan Tetap Dapat Belajar

Berdasarkan pengungkapan Jeremia (39) yang merupakan salah satu wali dari siswa SD Pitewi Distrik Arso Timur, bahwa hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak sekolah mengenai kapan dibuka kembali kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah.

Dengan kondisi sistem belajar saat ini, Kapten Inf Rum Patria selaku Komandan Pos Pitewi menginisiasi untuk membuka sekolah darurat di Posnya.

“Gagasan tersebut muncul karena anak-anak dari Kampung Pitewi tersebut sering bermain di Pos. Hampir setiap hari mereka berkumpul di Pos untuk sekedar bermain bola, menonton televisi atau sekedar duduk-duduk karena memang mereka tidak pergi ke sekolah. Akhirnya kami putuskan membuka sekolah darurat ini setiap hari Senin, Rabu dan Jumat agar mereka tetap bisa mendapatkan ilmu pengetahuan, ” jelas Rum Patria.

Kegiatan yang dilakukan Pos Pitewi ini mendapat apresiasi dari Kepala Kampung Pitewi Niko Kerra (53). Dirinya sangat mengapresiasi yang telah dilakukan Pos Pitewi untuk anak-anak di kampungnya.

“Saya benar-benar merasa terharu dan bangga kepada Pos Pitewi. Begitu mulianya kegiatan yang mereka lakukan untuk anak-anak di kampung kami. Semoga Kebaikan bapak-bapak TNI semua dibalas kebaikannya oleh Tuhan Yang Maha Esa dan tidak terlepas dari lindungan-Nya,” pungkas Nikko. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel