Skip to main content
Berita Satuan

Kadislitbangad Cek Hasil Pengadaan Alat Uji Bahan Kulit

Dibaca: 87 Oleh 24 Sep 2022Tidak ada komentar
Auto Draft
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Jakarta, tniad.mil.id – Tidak hanya silaturhami bersama anggota, dalam kunjungannya ke Laboratorium, Kadislitbangad Kolonel Inf Hery Setyono juga mengecek pelaksanaan komisi dan uji fungsi penerimaan Alat uji kulit hasil pengadaan TA. 2022.

Hal itu dikatakan Kepala Laboratorium (Ka Lab) Dislitbangad Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., M.M., dalam rilisnya di Batujajar, Jabar, Jumat (23/9/2022).

Diungkapkan Kolonel Sapta, setelah serah terima jabatan (Sertijab) dari Brigjen TNI Jajat Sudrajat pada Kamis lalu (15/9/2022), Kolonle Inf Hery Setyono melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Laboratorium yang dipimpinnya.

“Ini kunjungan perdana, Kolonel Inf Hery Setyono setelah menjabat selaku Kadislitbangad,” ujar Sapta.

“Pada Kunker ini, Kadislitbangad didampingi istri (Ny Titin Hery Setyono),” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakannya selain memberikan pengarahan kepada anggota dan istri, Kadislitbangad juga berkesempatan meninjau pelaksanaan komisi penerimaan hasil pengadaan Alsus Laboratorium.

“Yaitu alat uji kadar lemak yang akan digunakan untuk menguji kualitas bahan kulit yang akan digunakan untuk kepentingan prajurit,” kata pria lulusan Akmil 1996 itu.

Alat uji Kadar Lemak merupakan hasil pengadaan Alsus Laboratorium TA 2022 dari PT. Yaksa Ragam Dalpati.

Seperti bahan sepatu atau perlengkapan militer lainnya yang berbahan kulit, lanjutnya, serta bisa juga untuk menguji kadar lemak dalam bahan makanan.

“Ini penting, karena selain untuk mengukur kualitas bahan yang akan digunakan prajurit tapi juga memastikan kepada rakyat bahwa anggaran yang dibelanjakan TNI atau TNI AD dapat dipertangungjawabkan,” tegas Sapta.

Selain dilakukan komisi penerimaan dan uji fungsi, PT. Yaksa Ragam Dalpati juga akan memberikan pelatihan kepada personel Laborataorium Dislitbangad .

“Trainernya pun harus memiliki lisensi dan kepada personel yang ikuti pelatihan dan mahir akan diberikan sertifikat,” terangnya.

“Selain alat yang berkualitas, guna memberikan jaminan kuaitas uji, personel yang mengawakinya juga harus memiliki kompetensi yang standard,” pungkas Kolonel Sapta.

Setelah memberikan pengarahan dan mengecek komisi penerimaan Alsus Laboratorium, Kadislitbangad juga meninjau fasilitas uji maupun rekayasa. (Dispenad).

Kirim Tanggapan