Berita Satuan

Kodim 1702/Jayawijaya Siagakan Ambulans Dan Tenaga Medis Di Abenaho

Dibaca: 14 Oleh 26 Feb 2021Tidak ada komentar
Kodim 1702/Jayawijaya Siagakan Ambulans Dan Tenaga Medis Di Abenaho
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Kodim 1702/Jayawijaya mendirikan Posko Tanggap Bencana dan menyiagakan mobil ambulans di lokasi Jembatan Sungai Bion yang terputus, tepatnya di Km 63 Distrik Abenaho Kabupaten Yalimo untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/2/2021) menyampaikan, akibat hujan deras dalam beberapa hari ini mengakibatkan kondisi Sungai Bion mengalami arus sangat deras hingga memutus jembatan.

“Jembatan Sungai Bion ini merupakan penghubung jalan Trans Papua Wamena dan Jayapura. Personel yang ditempatkan pada Posko Tanggap Bencana sebanyak 34 orang ditambah satu unit ambulans dan enam orang pertugas kesehatan yang siap melayani kebutuhan masyarakat”, kata Dandim di lokasi Posko.

Lebih lanjut dikatakan, Posko tersebut didirikan sebagai bentuk bantuan kemanusiaan dari TNI kepada masyarakat yang ada di wilayah Yalimo. Terutama dalam menolong masyarakat yang sakit keras maupun ibu-ibu yang mau melahirkan.

“Kita ingin menghadirkan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menghadapi bencana ini. Untuk itu masyarakat diminta tetap beraktivitas seperti biasa. TNI dalam hal ini Kodim 1702 akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar akses jalan segera terhubung Kembali,” ujarnya.

Arif juga menjelaskan, penempatan Posko Tanggap Bencana di Lokasi akan bertahan hingga akses jembatan penyeberangan telah selesai dikerjakan oleh Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wamena.

“Kodim 1702/Jayawijaya akan siap memberikan bantuan maksimal upaya perbaikan jalan dan jembatan sementara, “tuturnya.

Kodim 1702/Jayawijaya Siagakan Ambulans Dan Tenaga Medis Di Abenaho

Dalam kesempatan yang sama Kepala BPJN Wamena Zepnath Kambu menyampaikan, pihaknya akan segera mengambil langkah awal dengan membuat jalan darurat sehingga dapat digunakan masyarakat dan juga kendaraan roda dua dan roda empat untuk melintas.

“Kita telah menyiapkan tujuh alat berat jenis Ekskavator, ditambah 3 ekskavator dari Cipta Jaya. Alat-alat tersebut nantinya akan membuat jalan baru sebagai langkah antisipasi memperlancar transportasi bagi warga,” pungkas Zepnath. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel