Berita Satuan

Lestarikan Alam, Satgas Yonif 132 Gelar Penyuluhan di Perbatasan RI-RDTL

Dibaca: 46 Oleh 03 Feb 2020Tidak ada komentar
Lestarikan Alam, Satgas Yonif 132 Gelar Penyuluhan di Perbatasan RI-RDTL
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas Yonif 132/BS menggelar penyuluhan mengenai materi pembalakan liar (illegal logging) kepada warga Desa Naikeke, Kecamatan Mutis, sebagai wujud kepedulian dalam menjaga kelestarian alam di daerah perbatasan RI-RDTL.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 132/BS, Letkol Inf Wisyudha Utama, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, Senin (3/2/2020)

Dikatakan Wisyudha, penyuluhan yang digelar Pos Naikeke pada Minggu (2/2/2020) bertempat di Balai Desa Naikeke ini diikuti sebanyak 50 orang warga.

“Bertindak selaku pembicara yaitu Lettu Arh Indra Prasetya selaku Danpos,” ucap Wisyudha.

“Materi yang disuguhkan berupa pemahaman dampak dari pembalakan liar terhadap keadaan ekosistem di Indonesia,” imbuhnya.

Indonesia sendiri merupakan salah satu hutan tropis terluas di dunia sehingga keberadaannya menjadi tumpuan keberlangsungan kehidupan bangsa-bangsa di dunia, khususnya dalam mengurangi dampak perubahan iklim global.

Oleh sebab itu, mengenai pembalakan liar telah diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan sanksi pidana penjara paling singkat satu tahun paling lama lima tahun dan pidana denda paling sedikit 500 juta rupiah.

Baca juga:  Kurang Darah Dalam Persalinan, Novi Pande Dibantu Satgas Yonif 132

“Harapannya melalui kegiatan ini masyarakat Desa Naikake paham betul tentang dampak yang akan mereka terima apabila melakukan pembalakan liar sehingga kelestarian alam tetap terjaga,” tutur Wisyudha.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Mutis, Marianus Obe mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota Pos Naikake Satgas Yonif 132/BS, yang telah menggelar penyuluhan bermanfaat seperti ini.

“Kegiatan seperti ini dapat mengingatkan warga kami untuk lebih mencintai alam dan melestarikan keindahannya,” ucapnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel