60" TNI AD

Peresmian Instalasi Rumah Sakit Lapangan II Yonkes Divif 1/1 Kostrad – RSPAD Gatot Soebroto

Dibaca: 43 Oleh 31 Jul 2021Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Letjen TNI dr. A. Budi Sulistya meresmikan Instalasi Rumah Sakit Lapangan II Yonkes Divif 1/1 Kostrad-RSPAD Gatot Soebroto.

“Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, mari kita bersama-sama memulai penggunaan Instalasi Rumah Sakit Lapangan II, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kemudahan dan meridhoi kita semua didalam melakukan pelayanan kepada para pasien kita. Saya nyatakan dimulai,” ujar Kepala RSPAD Gatot Soebroto.

Instalasi Rumah Sakit Lapangan II Yonkes Divif 1/1 Kostrad – RSPAD Gatot Soebroto diperuntukkan bagi pasien dengan status Probable setelah dilakukan proses Triage. Triage merupakan proses pemilahan pasien untuk menentukan kategori perawatan pasien.

“Pemisahan ini dilakukan tim dokter dan perawat untuk memilah pasien ini termasuk kategori yang mana, apakah dia Covid, Probable, apakah non Covid. Kalau masih Probable nanti ditempatkan di Rumah Sakit Lapangan II,” jelas Letjen TNI dr. A. Budi Sulistya.

Sesuai dengan arahan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat, pengadaan Rumah Sakit Lapangan II dimanfaatkan sebagai perluasan pelayanan RSPAD Gatot Soebroto dalam menangani pasien Covid-19.

“SDM dari Yonkes kan tentu terbatas, sehingga dengan rumah sakit ini digelar di kompleks RSPAD maka tim dokter dari RSPAD bisa mensupervisi dan mengampu tugas, jadi semua dokter yang bekerja disini dibawah supervisi oleh tim dokter dari RSPAD,” ujar KaRSPAD Gatot Soebroto.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Wakil Komandan Batalyon Kesehatan 1/1 Kostrad, Kapten Ckm Lutfi Hajri yang mengatakan supervisi dilakukan oleh tim dokter paru RSPAD Gatot Soebroto.

“Untuk tenaga medis, nanti kita bergabung dari sini dan juga dari RSPAD kita mendapat dukungan untuk tenaga medis, terutama untuk yang dokter spesialis, yaitu dokter spesialis paru, yang untuk sebagai supervisi kita, artinya disini nanti kita ada DPJP nya dokter umum, tapi sebagai supervisinya dokter spesialis paru ada 2 orang dari RSPAD,” tutup Kapten Ckm Lutfi Hajri.

#TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel