Berita Satuan

Perkuat Kebersamaan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 200/BN dan Perguruan Bela Diri Latihan Gabungan

Dibaca: 76 Oleh 24 Des 2020Tidak ada komentar
Perkuat Kebersamaan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 200/BN dan Perguruan Bela Diri Latihan Gabungan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif Raider 200/BN mengadakan latihan gabungan bela diri sebagai ajang silaturahmi memperkuat kerukunan antara perguruan pencak silat Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia Kera Sakti (IKS PI), Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) dan Karate yang dilaksanakan di Desa Long Bagun, Kecamatan Long Bagun.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 200/BN, Mayor Inf Andy Irawan, S.H, dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Kamis (24/12/2020).

Diungkapkan Dansatgas, latihan bersama tersebut merupakan gagasan dari Satgas Pamtas Yonif Raider 200/BN selaku pembina dan pelatih dari masing-masing beladiri yaitu Sersan Dua Andre Nofiana Indrianto sebagai pembina dari perguruan IKS PI Kera Sakti, Sersan Dua Pajar Januarizky pembina dari Karate dan Prajurit Kepala Dony pembina dari PSHT.

“Kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk mengajarkan anak-anak tentang beladiri tetapi juga untuk saling menghargai satu dengan yang lain, saling menjaga kerukunan antar perguruan, serta tetap menanamkan kebhinekaan yaitu berbeda-beda tapi tetap satu Bangsa Indonesia,” ujarnya.

”Banyak cara yang kami lakukan untuk bisa dekat dengan para pemuda di wilayah perbatasan RI-Malaysia, salah satunya dengan melakukan latihan beladiri bersama di Desa Long Bagun,” jelasnya.

“Saya berikan apresiasi bagi anggota Satgas Pamtas yang telah mampu membina pemuda dan anak-anak perbatasan berlatih beladiri yang merupakan kegiatan positif serta tetap menanamkan kerukunan, silaturahmi dan kebhinekaan,” tutur Andy.

Sejumlah pemuda di Long Bagun, mengaku sangat senang dan bangga bisa menggelar latihan bela diri bersama.

”Bagaimana tidak bangga, bisa latihan beladiri bersama dengan Bapak TNI, selain mengasah kemampuan, juga bisa untuk saling tukar pengalaman antar perguruan,” tandas Petinggi Kampung Long Bagun Ulu Agustinus Igang.

Dirinya juga berharap, kegiatan seperti ini hendaknya terus dilakukan Satgas dalam mengajari pemuda perbatasan betapa pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan.

“Selain itu, dengan latihan bersama seperti ini akan mendidik pemuda perbatasan menerapkan disiplin diri, sekaligus menghindarkan diri dari hal-hal yang tidak terpuji,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel