Berita Satuan

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Si’mbisa Bimbing Warga Perbatasan Buat Keterampilan Anyaman Lidi

Dibaca: 35 Oleh 16 Okt 2020Tidak ada komentar
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Si’mbisa Bimbing Warga Perbatasan Buat Keterampilan Anyaman Lidi
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Berupaya meningkatkan keterampilan warga perbatasan, prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Si’mbisa dengan tekun membimbing warga membuat keterampilan anyaman lidi sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Si’mbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (16/10/2020).

Dansatgas mengungkapkan, tiga orang personel Satgas Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan dengan tekun mengajari dan membimbing pembuatan keterampilan anyaman lidi kepada warga Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

“Sebelumnya, personel Satgas Pos Toray sudah beberapa kali melaksanakan pertemuan membimbing warga membuat anyaman lidi tersebut. Hingga saat ini, sudah ada empat orang warga yang hampir mahir melakukannya, sehingga diharapkan ke depannya mereka juga dapat mengajari warga lainnya,” sambungnya.

Lebih lanjut dikatakan, beberapa personel memang sudah dibekali keterampilan anyaman lidi dari home base jauh-jauh hari sebelum berangkat ke Merauke, mereka juga ditempatkan di Pos yang terdapat kampung, sehingga keterampilan yang dimiliki dapat ditularkan kepada warga sekitar.

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Si’mbisa Bimbing Warga Perbatasan Buat Keterampilan Anyaman Lidi

“Selain dapat meningkatkan keterampilan warga, dengan potensi alam yang tersedia, diharapkan warga dapat memanfaatkannya untuk menambah penghasilan keluarga,” tandasnya.

Sementara itu, Petrosina Kapaiter (46) Ketua RT. 03 Kampung Toray yang turut hadir dan mengikuti pelatihan mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Yonif 125/Si’mbisa khususnya Pos Toray atas ilmu keterampilan yang diberikan kepada warga Toray.

“Dengan keterampilan yang diberikan Bapak TNI, kami bisa menggunakan waktu senggang membuat lidi kelapa ini menjadi mangkok dan piring untuk keperluan sehari-hari. Kami juga ingin hasil keterampilan ini dapat dipasarkan untuk menambah penghasilan warga, “ pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel