Berita Satuan

Rumah Melati Korem 074/Warastratama Diresmikan

Dibaca: 16 Oleh 11 Mei 2021Tidak ada komentar
Rumah Melati Korem 074/Warastratama Diresmikan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Sejak tiga bulan menjabat Danrem 074/Warastratama, Kolonel Inf Deddy Suryadi membuat sejumlah inovasi baru diantaranya program renovasi rumah tidak layak huni menjadi layak tinggal yang dinamakan “Rumah Melati”, sebagai bentuk kepedulian Korem 074/Warastratama dan Pemerintah Kota Surakarta serta Shoppe Indonesia bagi warga yang membutuhkan rumah layak huni.

Di sisi lain program ini juga menjadi sarana mendekatkan TNI pada masyarakat dan bukti TNI hadir di tengah masyarakat. Saat ini ada 28 rumah tidak layak huni yang secara bertahap akan direhab.

Ada tiga lokasi rumah melati yang telah rampung direnovasi dan telah diresmikan oleh Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Deddy Suryadi dan Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Senin, (10/5/2021).

Ketiga rumah yang diresmikan tersebut adalah rumah Agus Santoso Sekip 01 RW 03 Kelurahan Banjarsari. Rumah Dahono Begalon RT 003 RW 004 Kelurahan Panularan dan rumah Mawardi di RT 001 RW 006 Kelurahan Serengan.

“Intinya hanya untuk membantu masyarakat. Ada Babinsa yang laporan masih ada penduduk yang rumahnya bocor terlebih saat hujan. Kami survey ke lapangan, kami laporkan juga ke Wali Kota dan segera kami rehab sebelum bulan puasa,” kata Danrem.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming menambahkan Pemerintah Kota Surakarta sendiri ikut merasa terbantu dengan program rehab rumah tak layak huni dari Korem 074/Warastratama.

“Hari ini ada tiga rumah yang sebelum lebaran sudah selesai di rehab dan 28 rumah lagi yang akan direhab. Ini sangat membantu warga, kedepan program ini akan diteruskan dan menyentuh sasaran lebih banyak lagi,” ujar Wali Kota.

Di tempat terpisah, Agus Santosa salah satu pemilik rumah yang berhasil direhab di RT 01 RW 03 Sekip Banjarsari merasa sangat bersyukur karena selama ini rumah yang ditempati bersama istri dan tiga anaknya pasti bocor bila hujan.

“Kondisinya sangat memprihatinkan, kalau saya tinggal bekerja saya tidak tenang kalau pas hujan. Ada Pak Babinsa yang sering patroli dan melihat sendiri kondisi rumah saya akhirnya diusulkan ke komandannya jadi direhab bagus seperti ini,” pungkas Agus yang didampingi istri dan 3 putranya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel