Skip to main content
Satgas Pamtas

Satgas Kodim Maluku Utara Yonif RK 732/Banau Manfaatkan  Lahan Kosong Dukung Program Ketahanan Pangan

Dibaca: 13 Oleh 03 Feb 2022Tidak ada komentar
Satgas Kodim Maluku Utara Yonif RK 732/Banau Manfaatkan  Lahan Kosong Dukung Program Ketahanan Pangan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id- Pos Ramil 5 Maba SSK I Satgas Kodim Maluku Utara Yonif Raider Khusus 732/Banau ciptakan lahan pertanian di lahan kosong yang berada di samping pos dalam rangka mendukung program ketahanan pangan.

Satgas Kodim Maluku Utara Yonif RK 732/Banau Manfaatkan  Lahan Kosong Dukung Program Ketahanan Pangan

Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas Kodim Maluku Utara Yonif Raider Khusus 732/Banau, Rabu (2/2/2022), sejak awal masuk pos pada pertengahan bulan  Oktober 2021, saat itu Danpos Maba Letda Inf Bambang Wijanarko mempunyai gagasan pemanfaatan lahan kosong sebagai upaya pos memberikan contoh dalam pemanfaatan lahan tidur yang berpotensi mendukung roda perekonomian daerah dalam bidang ketahanan pangan dengan menanam tanaman produktif seperti cabai, tomat, singkong, kangkung, bayam, bawang merah maupun bawang putih dan tanaman lain yang dapat dipanen dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama,

Satgas Kodim Maluku Utara Yonif RK 732/Banau Manfaatkan  Lahan Kosong Dukung Program Ketahanan Pangan

Hal tersebut sangat diapresiasi masyarakat dan beberapa kelompok tani yang berada di seputaran Kota Maba. Upaya anggota Pos saat ini yang dipimpin Serda Hendro Aristo Latarisa membuktikan kerja kerasnya, jelang masa panen terbukti tanaman sangat subur dan buahnya pun terlihat bagus.

Dalam keterangannya, Dansatgas Kodim Maluku Utara Yonif RK 732/Banau, Letkol Inf Harriyanto Hendrik, S.E menyampaikan bahwa selain untuk kemandirian prajurit di pos, manfaat lain yang dirasakan yaitu akan mengurangi ketergantungan terhadap pangan dari luar.

Satgas Kodim Maluku Utara Yonif RK 732/Banau Manfaatkan  Lahan Kosong Dukung Program Ketahanan Pangan

“Di samping itu, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan prajurit untuk sekaligus menyosialisasikan pada masyarakat upaya menciptakan lahan produktif, ” jelasnya.

“Kemudian hasil dari pada berkebun akan dikonsumsi sendiri dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat sekitar pos, ” pungkasnya.(Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan