Berita Satuan

Satgas Pamtas Yonif 516 Ajarkan Membaca, Menulis dan Berhitung Kepada Anak-anak Perbatasan RI-PNG

Dibaca: 38 Oleh 02 Des 2020Tidak ada komentar
Satgas Pamtas Yonif 516 Ajarkan Membaca, Menulis dan Berhitung Kepada Anak-anak Perbatasan RI-PNG
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id- Satgas Yonif Mekanis 516/CY sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG di bawah Kolakops Korem 174/ATW, disela waktu luangnya personel pos Kangewot mengajarkan cara membaca, menulis dan berhitung dengan benar yang dilakukan di dalam Pos Kangewot.

Demikian yang disampaikan oleh Dansatgas Yonif Mekanis 516/CY Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P. dalam keterangan rilis tertulisnya di Asikie Disitrik Jair Kabupaten Boven Digoel, Papua, Rabu (2/12/ 2020).

Dansatgas mengatakan, kurangnya guru atau tenaga pendidik yang berada di perbatasan RI-PNG membuat masyarakat sekitar sulit untuk menimba ilmu di sekolah, kegiatan belajar mengajar sengaja dilakukan guna memberikan bekal ilmu kepada masyarakat sekitar.

“Saya perintahkan kepada seluruh personel Satgas Yonif Mekanis 516/CY untuk selalu berbuat yang terbaik bagi masyarakat, itulah keberadaan kami di sini, selain sebagai tugas pengamanan perbatasan, juga membantu kesulitan masyarakat, “ ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, tidak ada kata menyerah hal ini yang patut diberikan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY dari pos Kangewot selaku Danpos Kapten Inf Eko Guruh dengan penuh semangat dan kesabaran memberikan materi pelajaran tambahan kepada anak-anak sekolah dasar dari kampung binaannya.

Mereka senantiasa memberikan pelajaran tambahan yaitu belajar Membaca, menulis dan berhitung yang benar bagi anak-anak sekolah dasar di dalam pos. Dalam hal ini untuk mendukung kegiatan tersebut anggota kami sebelum berangkat ke medan penugasan telah dilatih dan dibina serta dibekali ilmu untuk mengajar.

Sementara itu, Danpos Kangewot mengatakan, selama kegiatan belajar mengajar berjalan para siswa sangat antusias dalam memperhatikan materi yang diberikan oleh Serka Hendrik selaku pengajar. Materi yang diberikan merupakan materi dasar yakni membaca, menulis dan berhitung dengan benar. Dengan melihat keseriusan dan antusiasme para siswanya dalam menerima pelajaran tersebut membuat semangat pengajar dan personel Pos lainnya dalam menyampaikan ilmunya.

“Dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana yang berada di dalam pos tidak menyurutkan niat dan tekad yang kuat bagi kami untuk memberikan bekal ilmu yang bermanfaat kepada anak-anak perbatasan RI-PNG karena mereka merupakan generasi penerus bangsa di masa depan menuju Indonesia yang maju dan sejahtera, “ pungkas Eko Guruh. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel