Satgas Pamtas

Satgas Yonif 614 Padamkan dan Bersihkan Puing Kebakaran Rumah di Desa Long Pujungan

Dibaca: 2 Oleh 28 Mei 2021Tidak ada komentar
Satgas Yonif 614 Padamkan dan Bersihkan Puing Kebakaran Rumah di Desa Long Pujungan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 614/Rjp bahu membahu bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga setempat membersihkan puing-puing bangunan yang terbakar di Desa Long Pujungan, Kecamatan Pujungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 614/Rjp Letkol Inf Indar Irawan S.E., M.Han, dalam rilis tertulisnya di Long Bangun, Kaltim. Rabu, (26/5/2021).

Satgas Yonif 614 Padamkan dan Bersihkan Puing Kebakaran Rumah di Desa Long Pujungan

Dikatakan Dansatgas, kebakaran yang terjadi pada Selasa (25/5/2021) sekitar pukul 20.15 WITA tersebut, mengakibatkan 6 rumah, 3 toko,1 penginapan dan 3 gudang hangus terbakar.

“Mengetahui terjadinya kebakaran ini, personel kita (Satgas) dipimpin Kapten Inf Didik Prasetyo bersama warga setempat berupaya memadamkan api. Walau terdapat rumah dan bangunan lainnya yang hangus terbakar, namun api berhasil dipadamkan sehingga tidak menjalar ke rumah atau bangunan lain disekitarnya,” jelas Dansatgas.

Lebih lanjut disampaikannya, keesokan harinya (Rabu, 26/5/2021) personel Satgas bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga menggelar gotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang terbakar.

Satgas Yonif 614 Padamkan dan Bersihkan Puing Kebakaran Rumah di Desa Long Pujungan

“Ini merupakan bentuk kepedulian bersama dan bergotong royong membantu sesama. Semoga warga yang rumah dan bangunannya terbakar tetap bersabar dalam menghadapi musibah kebakaran tersebut,” ujarnya.

Dandim mengharapkan, kebakaran yang diduga akibat korsleting arus listrik dari salah satu rumah warga bernama Minto (55) itu, menjadi pelajaran untuk semua pihak termasuk prajurit jajarannya tentang bahaya kebakaran akibat konsleting listrik, sehingga kejadian itu tidak terulang kembali.

“Terlebih rumah dan bangunan termasuk pos-pos jajaran Satgas terbuat dari bahan papan kayu. Ke depan kita harus lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam menggunakan listrik ini, misalnya mematikan semua arus listrik saat meninggalkan rumah, dan lain-lain,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel