Berita Satuan

Tanam Coklat, Satgas Yonif 300 Dongkrak Ekonomi Warga Perbatasan RI-PNG

Dibaca: 6 Oleh 30 Des 2019Tidak ada komentar
Tanam Coklat, Satgas Yonif 300 Dongkrak Ekonomi Warga Perbatasan RI-PNG
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA,tniad.mil.id,- Dongkrak ekonomi warga perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif Raider 300/Bjw mengajak warga membudidayakan tanaman coklat di Kampung Yamara, Mannen.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno,S.I.P.,dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Senin (30/12/2019).

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan yang dilaksanakan Pos Yamara Satgas dipimpin Oleh Serda Yudhi Sopandi, mengajak warga untuk membudidayakan tanaman coklat ini.

“Diawali dengan membantu masyarakat memindahkan bibit pohon coklat, dan membantu memilih bibit unggul,” ujarnya.

Dikatakan Dansatgas, pemilihan bibit coklat ini begitu penting dilakukan, karena bibit yang baik pastinya akan menghasilkan buah yang baik pula.

“Karena masih minimnya pengetahuan warga akan tanaman ini, maka kita (Satgas) membimbing warga mulai pemilihan bibit, proses tanam sampai pemupukan,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Ketua

Kelompok Tani Yamara, Joko (49), mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas ilmu dan pengetahuan yang diberikan.

“Apalagi kelompok tani binaanya mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi kurang lebih 50 ribu bibit coklat yang akan ditanam di lahan milik warga seluas 40 Hektar,” terangnya.

“Jadi, bantuan bapak Satgas untuk membimbing warga mulai dari pemindahan bibit sampai penanaman sangat membantu kami,” tandasnya.

Penanaman pohon coklat ini tutur Joko, bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, apalagi penjualan coklat ini sangat menjanjikan bagi petani di wilayah Papua.

“Sekali lagi kami berterima kasih kepada bapak Satgas atas bantuannya, semoga dalam 4-5 bulan ke depan, perkembangannya dapat dilihat,” tuturnya.

“Kami pun berharap, panen coklat ini nantinya ikut meningkatkan pendapatan warga,” pungkas Joko optimis.

 (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel