Skip to main content
Berita Satuan

Tingkatkan Keimanan, Umat Hindu Personel TNI AD se Gartap I Jakarta Ikuti Pelayanan Rohani

Dibaca: 52 Oleh 23 Sep 2022Tidak ada komentar
Tingkatkan Keimanan, Umat Hindu Personel TNI AD se Gartap I Jakarta Ikuti Pelayanan Rohani
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Jakarta, tniad.mil.id – Dalam rangka meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan YME, Prajurit dan PNS TNI AD yang beragama Hindu se Garnisun Tetap (Gartap) I Jakarta mengikuti pelayanan rohani yang digelar Dinas Pembinaan Mental TNI AD (Disbintalad) di Aula Madisbintal, Jalan Matraman Jakarta Timur, Jumat (23/9/2022).

Dalam keterangan tertulis Disbintalad, pada pelayanan rohani bulanan kali ini mengahadirkan penceramah Drs. I Ketut Budiasa, M.Fil.H., yang dalam ceramahnya (darma wacana) menyampaikan tema “Caru Dalam Upacara Bhuta Yadnya”.

Kadisbintalad Brigjen TNI Nur Salam dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasubdisbinroh Hindu-Budha Disbintalad Kolonel Inf I Gusti Ngurah Wilantara, S.E., M.M., mengajak umat Hindu Personel TNI AD yang berada di Garnisun Tetap I Jakarta agar semakin memantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dilandasi ajaran Agama Hindu guna mendukung tugas pokok TNI AD, sehingga dengan profesi sebagai aparat negara dalam bidang pertahanan keamanan maka setiap Umat Hindu Personel TNI AD dapat meningkatkan srada bakti (kewajiban) kepada bangsa dan negara serta Tuhan Yang Maha Esa.

“Sebagai Umat Hindu harus dapat menggali, mendalami, menemukan dan mencari nilai-nilai ajaran agama Hindu untuk disosialisasikan tidak cukup dengan hanya membaca kitab-kitab suci saja, tetapi harus mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga lebih bermanfaat untuk mengisi diri sendiri dan juga lingkungan,” kata Kadisbintalad.

Harapannya umat Hindu Personel TNI AD akan memiliki mental yang kuat, berkarakter serta mampu melaksanakan tugas atau swadharma negara sebagai Prajurit TNI AD serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdinas di lingkungan Angkatan Darat.

Sementara itu, Drs. I Ketut Budiasa, M.Fil.H., dalam ceramahnya menjelaskan tentang latar belakang kenapa dalam tradisi dan ajaran Agama Hindu melaksanakan Yadnya Caru, kemudian filosofi dan jenis Caru itu sendiri serta manfaat dan fungsinya bagi kehidupan.

“Dalam pelaksanaannya, Caru sebagai bagian dari Panca Yadnya khususnya Butha Yadnya dimaksudkan sebagai suatu persembahan untuk menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan alam semesta,” jelasnya.

Karena paparnya, dengan menyadari dan adanya penghormatan terhadap alam dengan segala isinya maka kehidupan manusia akan semakin baik dan akan banyak mengambil manfaat dari yang disediakan alam maka makmur lah kehidupan manusia tersebut.

“Caru itu bermakna cantik dan harmonis maka dalam waktu tertentu wajib dilakukan,” ajaknya. (Dispenad).

Kirim Tanggapan