Satgas Pamtas

Toleransi di Papua, Warga dan Satgas Yonif 406 Gotong Royong Bangun Masjid

Oleh 17 Mar 2020 Tidak ada komentar Dibaca: 24
Toleransi di Papua, Warga dan Satgas Yonif 406 Gotong Royong Bangun Masjid
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Selain menyediakan sarana ibadah yang layak, pembangunan masjid di wilayah Boven Digoel oleh Satgas Yonif 406 dan Warga Distrik Mandobo juga menunjukkan tingginya toleransi antar warga di Papua.

Hal ini disampaikan Dansatgas Yonif 406/CK Letkol Inf. Andi Sulistyo K.P. S.Sos. M.Tr. (Han) dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Boven Dogoel, Papua, Selasa, (17/3/2020)

Dansatgas mengatakan, kegiatan yang dimulai sejak Minggu (15/3/2020) tersebut, melibatkan sepuluh prajurit Pos Kotis Km 13, pimpinan Lettu Chb Ratnawadi dan warga sekitar.

“Mereka bahu membahu melaksanakan karya bakti pengecoran tiang Masjid Darul Hiddayah yang berada di Titik Nol Kampung Persatuan Distrik Mandobo,’’ ujar Andi.

“Selain sebagai sarana Pembinaan Teritorial (Binter), kegiatan ini juga untuk memelihara silaturahmi dan mempererat toleransi beragama sehingga terjalin keharmonisan antar agama, ” tegasnya.

Dikatakan lebih lanjut, perbantuan Satgas diawali dari adanya permintaan Ketua DKM Masjid Darul Hiddayah, Noor (56) kepada Pos Kotis untuk membantu pengerjaan pembangunan masjid.

“Setelah berkoordinasi, maka dengan cepat kita (Satgas) respons dengan mengirimkan beberapa personel guna membantu dan mempercepat proses pengerjaannya,’’ jelasnya.

Baca juga:  Suka Rela, Warga Perbatasan RI-Malaysia Serahkan Senpi ke Satgas Yonif R 303

Ditambahkan Andy, selama ini hubungan antara Satgas Yonif 406/CK dan masyarakat di wilayah Kabupaten Boven Digoel pada umumnya dan khususnya di Tanah Merah sudah berjalan sangat baik.

‘’Terbukti tingginya tingkat kepercayan warga kepada para prajurit di lapangan, dimana dapat dilihat dalam setiap pelaksanaan kegiatan, yang selalu mendapatkan respons yang positif dari warga,’’ tuturnya.

‘’Semoga hubungan baik ini dapat terjalin dan terpelihara sampai akhir penugasan kami (Satgas) di tanah Papua ini,’’ tandasnya.

Di tempat terpisah, Imam Masjid Darul Hiddayah Bapak Saefulloh (57) mengucapkan terima kasih atas peran serta Satgas dalam pembangunan masjid.

“Saya mohon maaf, sudah merepotkan bapak-bapak TNI yang sedang melaksanakan tugas, kami merasa terbantu dengan adanya bapak-bapak di daerah kami,’’ jelasnya.

“Semoga pembangunan masjid ini dapat memberikan pahala kepada bapak-bapak sekalian dan juga menghadirkan kekhusyuan bagi umat dalam beribadah,’’ tandasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel