TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Dandim 0709/Kebumen Dampingi Menristekdikti Panen Perdana

By 22 Mar 2016 07:21Kodam IV/Diponegoro
menristek

KODIM 0709/KEBUMEN. Kunjungan kerja Menristekdikti Republik Indonesia Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D.Ak yang didampingi Dandim 0709/Kebumen Letnan Kolonel Czi Priyo Sambodo, S.I.P, bersama Bupati Kebumen Ir. Mohammda Yahya Fuad, SE dan rombongan dalam rangka kegiatan panen raya padi varietas Mugibat dan IB Sexing pada Sapi PO Kebumen di Desa Karangsari Kec. Kutowinangun Kab. Kebumen, Senin (21/3/16).

Kegiatan panen raya kali ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari jajaran Pemkab Kebumen dan warga masyarakat, hadir dalam kesempatan tersebut Menristekdikti R I Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D.Ak, Bupati Kebumen Ir. H. Mohammad Yahya Fuad SE, Wakil Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz, Dandim 0709/Kebumen Letkol Czi Priyo Sambodo S.IP, Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH. SIK. MH, Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo, S.Kep.Ns, Kajari Kebumen Supriyanto, SH.MH, Ketua Pengadilan Negeri Kebumen  Marolop Simamora, SH. MH, Kadistannak Kab. Kebumen Ir. Pudji Rahayu, Danramil 09/Kutowinangun Kapten Arh Suwarno,  Kapolsek Kutowinangun AKP Rudjito S.H, Para Kepala Desa Se Kec. Kutowinangun, Para Ketua Gapoktan, Penangkar Benih, Ketua P3A dan petani di wilayah Kec. Kutowinangun.

Adapun agenda utama yakni kegiatan panen bersama varietas Mugibat, kegiatan IB Sexing Sapi PO Kebumen. Dalam sambutan Bupati Kebumen HM. Yahya Fuad, dikatakan bahwa
para petani di Kab. Kebumen telah dapat mencapai surplus beras hingga 6 % pada tahun 2015. Upaya swasembada pangan di wilayah Kab. Kebumen yakni dengan penggunaan varietas unggul sehingga mampu meningkatkan produksi padi dari hasil riset Batan yaitu salah satunya adalah varietas Mugibat.

Menurut Bupati, diharapkan adanya pelepasan varietas unggul Batan di wilayah Kab. Kebumen selain padi yakni dari palawija seperti kedelai dan kacang hijau yang tahan hama dan umur pendek. Dengan adanya varietas unggul Mugibat para petani telah dapat merasakan manfaatnya secara langsung yaitu meningkatnya produksi gabah dan diharapkan meningkatkan kesejahteraan para petani Kebumen.

Bupati juga meminta agar Menristekdikti RI dapat memberikan percepatan regulasi serta izin kepada BLK Kab. Kebumen untuk menyelenggarakan pendidikan setingkat D1 dan D2 sebagai upaya pembekalan tenaga kerja muda di bidang keterampilan yang bersertifikat sehingga mampu bersaing dalam dunia kerja profesional.

Dalam kesempatan yang sama Menristekdikti RI Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D.Ak, berkesempatan memberikan sambutannya, dia mengatakan, “Para petani Kebumen yang telah mampu mendukung program swasembada pangan nasional, kini harus lebih giat lagi, terkait tentang Batan yang telah melepas varietas unggul di lapangan khususnya padi diantaranya ialah Sidenuk, Bestari dan Mugibat (Mutasi Unggul Iradiasi Batan) yang ditemukan oleh Bp Mugiyono dengan keunggulan batang kuat tahan roboh, tahan hama dan produktivitas tinggi.

Varietas tersebut telah terbukti aman dan mampu meningkatkan produksi padi hingga 10 Ton/Ha kedepan penangkaran benih Batan akan bekerjasama langsung dengan Distannak Kab. Kebumen sehingga akses petani Kebumen untuk mendapatkan bibit unggul Batan lebih mudah.

Populasi varietas padi Sidenuk, Bestari dan Mugibat di Kebumen baru 10 % agar ditingkatkan menjadi 40 % sehingga produksi padi tahun 2016 di Kebumen dapat meningkat lagi yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan petani.

Disamping kegiatan pelepasan varietas unggul kegiatan IB Sexing sapi PO Kebumen juga harus diinsentifkan, sapi jangan sampai kawin secara Inbreeding yang dapat merusak kualitas anakan sapi. Laksanakan kegiatan IB Sexing sapi PO Kebumen dengan bibit unggul sehingga dihasilkan anakan yang berkulitas, produksi daging meningkat harga jual bagus sehingga muaranya adalah kesejahteraan petani.

Manfaatkan jerami sebagai pakan sapi bergizi dengan teknologi fermentasi sehingga ketersediaan pakan ternak akan tercukupi. BLK di Kab. Kebumen akan segera diberikan ijin untuk mendidik lulusan SMA Sederajat menjadi lulusan D1 dan D2 yang  disebut sebagai Akademi Komunitas sehingga diharapkan lulusannya mampu bersaing di dunia kerja.

Apabila ada putra putri para petani yang tidak mampu dan berprestasi jangan sampai menjual sawah untuk biaya pendidikan, pemerintah melalui Kemenristekdikti telah menyediakan beasiswa, yang penting putra putrinya masuk dulu ke Fakultas yang dituju apabila pengajuan beasiswa sulit segera laporkan ke Menristekdikti langsung sehingga dapat cepat ditindaklanjuti.

Pesan dari kementerian agar Kab. Kebumen mampu berswasembada pangan dan daging serta surplus pangan. Usai acara tersebut Menristekdikti RI Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D.Ak, melanjutkan kegiatan menuju STIKES Gombong guna meresmikan Fakultas Farmasi Stikes Muhammadiyah Gombong yang baru dan memberikan pembekalan kepada para Mahasiswa STIKES Gombong

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Dandim 0709/Kebumen Dampingi Menristekdikti Panen Perdana