TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Pasukan Gabungan: Komando PPRC TNI Dialihkan

By 04 Mar 2016 09:54Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Komando kendali Pasukan Pemukul Reaksi Ce­pat (PPRC) TNI dialihkan dari Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) II/Kostrad, Mayjen TNI Ganip Warsito kepada Pangdivif I/Kostrad, Mayjen TNI Sudir­man.

Serah terima alih kodal PPRC 2016 dipimpin Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam satu upacara militer di landasan pacu Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis, 3 Maret 2016. Upa­cara serah terima alih kodal melibat­kan 3.274 personel.

PPRC merupakan gabungan dari prajurit dari Matra Darat, Laut, dan Udara TNI. Pasukan ini mengemban tu­gas, menahan, mendisorganisasi, menghancurkan  dan mencegah infil­trasi musuh atau lawan.

PPRC bertugas sebagai penindak awal dalam mengatasi dan mencegah meluasnya gerakan separatisme, teror­isme dan pemberontakan bersenjata, ujar Gatot. Karena itu, PPRC sering di­identikkan dengan ‘penghancur mu­suh’.

Gatot mengatakan, PPRC TNI dalam melaksanakan tugas pokoknya, mem­proyeksikan kekuatan pada wilayah daratan tertentu. Itu bisa saja satu operasi khusus maupun membantu operasi yang sedang digelar komando operasional TNI lainnya, seperti operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

Intinya, tugas yang diemban PPRC sangat strategis dan melekat pada prin­sip pelaksanaan tugas atau motto ‘ce­pat, pepat, dan singkat’.

Cepat dalam manuver atau ge­rakan, tepat menuju sasaran dan wila­yah darat tertentu serta singkat dalam proses dan waktu yang dibutuhkan, ujarnya.

Untuk itu, tegasnya, PPRC TNI ha­rus dididik, dilatih, dan dipersiapkan serta diperlengkapi dengan baik. Profe­sionalisme  prajurit  PPRC  dibangun hingga memiliki daya juang yang tang­guh dalam operasi, sekaligus mampu mengatasi tantangan dan ancaman.

PPRC TNI harus mampu secara cepat, tepat dan singkat digerakkan atau melakukan manuver dari pang­kalan untuk diproyeksikan menuju sa­saran di seluruh wilayah tanah air, te­gas Gatot.

Pada kesempatan itu, Panglima TNI memberikan 5 perintah untuk prajurit PPRC, yakni pertama, prajurit harus ikuti terus-menerus perkembangan si­tuasi dan mengkajinya; Kedua, peliha­ra dan tingkatkan terus kemampuan dan  profesionalisme,  disiplin, dan loya­litas; Ketiga, pelihara alat perlengkapan dan alutsista; Keempat, tingkatkan mo­ril dan moral, serta semangat dan jiwa juang sebagai prajurit PPRC; Kelima, cegah dan hindari segala bentuk pe­langgaran sekecil apapun terhadap norma etika dan  disiplin  maupun ter­hadap asas-asas keprajuritan. (Sumber: HU Suara Karya)

 

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Pasukan Gabungan: Komando PPRC TNI Dialihkan