Berita Satuan

Hidup Memprihatinkan, Maria May Terima Bantuan Sembako

Hidup Memprihatinkan, Maria May Terima Bantuan Sembako
#TNIAD 

Jakarta-tniad.mi.id,-Pemberian sembako dari Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw kepada Maria May (warga Kampung Banda, 56) didorong dari rasa peduli dan kasihan terhadap Warakawuri beranak 4 orang ini yang hidupnya memperihatinkan.

 

Hal itu disampaikan Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno, S.I.P.,dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (5/12/2019).

 

Diungkapkan Dansatgas, bantuan sembako dari Satgas Pamtas di Pos Waris (pimpinan Letda Inf Dzakiy Faris Naufal) itu sekaligus dalam rangka anjangsana ke rumah istri dari almarhum Sertu Purn Chris Swou di Kampung Banda, Distrik Waris hari Rabu (4/12/2019).

 

“Pada awalnya, kita turut prihatin terhadap Ibu Maria bersama empat orang anaknya yang hidup mengalami kesulitan,”ujar Ary.

 

“Setelah ditelusuri, ternyata Ibu Maria seorang Warakawuri yang memenuhi kebutuhan kesehariannya hanya dari gaji pensiunan almarhum suaminya,” tambahnya.

 

Untuk diketahui Warakawuri adalah wanita yang ditinggal mati oleh suaminya yang merupakan anggota TNI.

 

“Dengan empat orang anak, gaji pensiunan suaminya yang sebesar 2,5 juga tentu dirasakan kurang memadai apalagi di Papua harga barang cukup mahal,” terang Ary.

 

“Untuk itu, kita berikan bantuan berupa sembako. Tidak banyak, tapi setidaknya mie instan, gula pasir dan minyak goreng yang diberikan dapat membantu Ibu Maria,” ujarnya.

 

Menurut Ary, bantuan yang diberikan mereka diharapkan dapat meringankan beban keseharian Maria.

 

“Jika dinilai dengan rupiah, barang ini tidaklah seberapa, namun semoga berangkat dari niat yang tulus dan saling berbagi, maka Ibu Maria dan anak-anaknya dapat memenuhi kebutuhannya dengan layak,” tutur Ary.

 

“Semasa hidupnya, suami Ibu Maria pernah berdinas di Yonif 751 dan di Rindam Cenderawasih sebagai Bintara Jasmani,” jelasnya.

 

“Selain wujud perhatian terhadap sesama, pemberian ini juga sekaligus penghargaan Satgas kepada Warakawuri atas pengabdian dan dedikasinya dalam mendampingi suaminya semasa hidup,” urainya.

 

Di tempat terpisah, Ibu Maria May tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya ketika dikunjungi sekaligus diberikan bantuan sembako oleh prajurit penjaga tapal batas negara ini.

 

“Saya tak menyangka, bapak Satgas begitu perhatian dan baik kepada kami para warakawuri. Walaupun, suami saya sudah meninggal, kepedulian TNI begitu besar kepada keluarga kami,” tuturnya.

 

“Hanya ungkapan terima kasih, dan iringan doa yang dapat saya panjatkan kepada Tuhan, semoga Satgas selalu berhasil dalam melaksanakan tugas,” pungkas Maria May penuh haru. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel