Berita Satuan

Antisipasi DBD, Satgas Yonif R 142 Berikan Penyuluhan Kesehatan

Dibaca: 47 Oleh 13 Mar 2020Maret 15th, 2020Tidak ada komentar
Antisipasi DBD, Satgas Yonif R 142 Berikan Penyuluhan Kesehatan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Maraknya wabah penyakit DBD (Demam Berdarah) yang berkembang saat musim penghujan, personel Satgas Yonif Raider 142/KJ memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat perbatasan RI-RDTL.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif R 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M, dalam rilis tertulisnya di Atambua, Kabupaten Belu, NTT, Jum’at (13/3/2020)

Dikatakan Dansatgas, penyuluhan oleh personel Pos Mahen pada Selasa (10/3/2020) di Desa Baudaok, dikarenakan musim penghujan sangat rentan dengan penyebaran wabah penyakit DBD.

“Empat anggota dipimpin Serka Andrie Gunawan dibantu bidan desa yang bernama Feby (27), memberikan penyuluhan kesehatan tentang DBD sekaligus melakukan pelayanan kesehatan kepada 23 orang warga,” ungkap Ikhsan.

Antisipasi DBD, Satgas Yonif R 142 Berikan Penyuluhan Kesehatan

Melalui penyuluhan seperti ini, lanjut Ikhsan, dapat memberikan wawasan tentang pencegahan penyakit DBD di lingkungan warga, serta memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal di wilayah perbatasan RI-RDTL.

“Sebelum penugasan, para personel telah disiapkan dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan guna mendukung tugas pokok,” ujarnya.

“Seperti pengetahuan kesehatan, hukum, tenaga pendidik, serta keterampilan-keterampilan lain,” terangnya.

Lebih lanjut, Ikhsan menuturkan bahwa kehadiran personel Satgas dapat menjadi solusi serta memberikan manfaat secara langsung bagi warga binaannya.

Di tempat terpisah, salah seorang warga yang bernama, Rafaelki (57), menyampaikan ucapan terima kasih terkait kegiatan penyuluhan dan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan Satgas Yonif 142/KJ sangat bermanfaat.

“Wawasan tentang DBD ini sangat bermanfaat, serta pelayanan kesehatan yang diberikan kepada kami sangat membantu sekali,” tandasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel