JAKARTA, tniad.mil.id, – Ibarat manusia, baterai merupakan jantung dari yang harus selalu memiliki energi untuk melecut aliran listrik ke seluruh simpul-simpul sistem, sehingga smartphone dapat berfungsi.
Sebaliknya, jika energi dalam baterai habis atau bermasalah, maka dampaknya bukan saja terhadap fungsi sistem smartphone, tapi juga berbagai kepentingan pemiliknya yang mungkin sangat darurat.
Jenis Baterai Handphone dan Smartphone
Berdasarkan tipenya, saat ini baterai Smartphone terbagi menjadi 2, yaitu Removable dan Non-removable. Sedangkan berdasar komponen pembentuknya, terbagi jadi 4 macam yaitu NiCd, NiMH, Li-Ion, dan Li-Po.
Karena telah sekian lama menggunakan handphone (hp) dengan jenis baterai removable, maka muncul pranggapan bahwa hp atau smartphone yang saat ini menggunakan jenis non removable tidak bisa digunakan pjika baterainya rusak.
Kini, peranggapan itu salah, karena baterai Smartphone Non removable, mayoritas jenis Li-Ion dapat digantikan dengan yang baru. Demikian juga, meski baterai removable tidak semuanya menggunakan jenis Li-Ion tapi juga Li-PO.
Lalu, bagaimana dengan bateai NiCd dan NiMH?
Nikel-kadmium ( NiCd atau NiCad), adalah jenis baterai hp jenis lawas (tidak ada lagi), yang dapat diisi ulang menggunakan nikel oksida hidroksida dan kadmium logam sebagai elektroda.
Pun dengan Nickel Metal Hydride (NiMH), versi upgrade dari NiCd ini, meski bahannya sudah tidak beracun dibanding NiCd dan kapasitasnya mendekati Li-Ion, kini NiMH sudah jarang di gunakan. Terlebih karena akibat beberapa kali dicharge maka terjadi penurunan tegangan dan mudah meledak.
Lithium-Ion, jenis baterai yang memiliki kapasitas besar dibalik dimensinya yang ramping dan padat energi itu pun ternyata menyimpan masalah, yaitu mudah meledak.
Sedangkan baterai Lithium Polymer, yang saat ini banyak digunakan di dalam hp yang kecil itu pun masih meninggalkan PR yang sama, yaitu selain harganya lumayan mahal juga mudah terbakar.
Dari hal tadi, maka akibat penggunaannya yang tidak tepat, pada dasarnya baterai tercanggih seperti Li-Po pun beresiko mudah terbakar?
Situs ini menggunakan cookies untuk memberikan pengalaman browsing yang terbaik. Dengan mengakses situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari kami.SetujuKebijakan Privasi
Kebijakan Privasi
Privacy Overview
This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are as essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.