Satgas Pamtas

Cegah Penyelundupan di Perbatasan, Satgas Yonif 623 Intensifkan Pemeriksaan Rutin

Dibaca: 37 Oleh 13 Okt 2020Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Terus berupaya mengeliminir dan mencegah penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan RI-Malaysia, Satgas Yonif 623/Bhakti Wira Utama mengintensifkan pemeriksaan rutin di Kecamatan Sebuku.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 623/BWU Letkol Inf Yordania, S.I.P., M.Si, dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (13/10/2020).

Diungkapkan Dansatgas, untuk mewujudkan keamanan wilayah, Satgas Yonif 623/BWU melaksanakan pemeriksaan rutin di jalan depan Pos Tembalang di Desa Apas, Kecamatan Sebuku, pada Senin (12/10/2020).

“Seperti yang dilakukan Pos Tembalang yang berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan rutin dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Konsep Otomatis

Pemeriksaan secara intens tambah Yordania, diharapkan dapat mengurangi bahkan bisa mencegah timbulnya hal-hal yang merugikan masyarakat Kabupaten Nunukan dan mengeliminir penyakit masyarakat bahkan dapat merusak generasi muda.

“Kegiatan pemeriksaan rutin merupakan wujud nyata Satgas dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat perbatasan,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Dan SSK III Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Kapten Inf Jimmy Arvith di Pos Tembalang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk untuk mewujudkan situasi keamanan di masyarakat sehingga akan tercipta kenyamanan bagi warga masyarakat sekitar, khususnya warga desa binaan Pos Tembalang.

“Kegiatan yang dipimpin Serda Afiffudin beserta tiga orang anggota Pos Tembalang, sesuai dengan SOP dalam melaksanakan suatu kegiatan di daerah penugasan, dua orang personel disiagakan untuk melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi kegiatan dalam rangka menghindari sesuatu hal yang tidak kita inginkan,” urainya.

Lanjut lagi, sebagaimana kita ketahui bersama, wilayah perbatasan sering dimanfaatkan orang yang tidak bertanggungjawab untuk penyelundupan barang dalam mencari keuntungan pribadi dengan mengelabui petugas.

Konsep Otomatis

“Mereka sering memanfaatkan jalur-jalur perjalanan tidak resmi yang ada di desa-desa untuk menghindari pemeriksaan kelengkapan dokumen pelintas batas negara. Adapun barang-barang yang diselundupkan berupa BBM, narkoba dan minuman beralkohol/minuman keras,” terang Jimmy.

“Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan ini, kami akan rutin melakukan pemeriksaan baik kendaraan maupun para pelintas batas negara,” janjinya.

Sementara itu Yuyun (34), salah satu warga saat melintas menyampaikan terima kasih kepada personel Satgas, dan berharap agar kegiatan pemeriksaan rutin sering dilakukan untuk menciptakan suasana aman dan tertib di perbatasan RI-Malaysia.

“Saya mengucapkan terima kasih atas diadakannya kegiatan seperti ini, tidak hanya memberi rasa aman tetapi Bapak TNI yang berada di perbatasan juga selalu membantu kesulitan masyarakat,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel