Kodam XIV Hassanudin

Danrem 131/Stg Buka Latihan Taktis Intelijen

Dibaca: 11 Oleh 02 Sep 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Komandan Korem (Danrem) 131/Stg, Brigjen TNI Sulaiman Agusto S.I.P, M.M memimpin upacara pembukaan Latihan Taktis Intelijen yang diikuti oleh 30 personel intel di jajaran Korem 131/Stg, bertempat di Aula Santiago Makorem, Rabu (02/09).

Dalam kegiatan tersebut Danrem menyampaikan bahwa untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan aparat Intelijen dalam rangka mencapai profesionalisme yang diharapkan, maka perlu dilakukan latihan, karena latihan merupakan suatu kebutuhan yang mutlak dilakukan bagi setiap Aparat Intel, tak terkecuali tim intelijen Korem 131/Stg.

Setiap aparat intel harus menguasai taktik Intelijen, baik tingkat perorangan maupun tim. Melalui latihan yang bertahap, bertingkat dan berlanjut, aparat intel akan dapat memelihara dan meningkatkan mutu Intelijen serta dapat menggerakkan semua sumber daya yang dimiliki secara efektif dan efisien.

Adapun materi yang akan di latihkan diantaranya materi penyelidikan, pengamanan, penggalangan dan materi pendukung, sehingga diharapkan pada akhir latihan nanti, kemampuan yang dimiliki oleh semua personel Intel akan semakin meningkat. Dengan harapan mampu memenuhi berbagai tuntutan dan tantangan tugas yang dihadapkan sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi  saat ini maupun dimasa yang akan datang.

Dinamika stabilitas keamanan di Sulawesi sedang menghangat, khususnya terkait meningkatnya ancaman terorisme di daerah Poso Sulawesi Tengah. Untuk itu, segenap aparat Intelijen Korem 131/ Santiago harus selalu dalam kondisi siap untuk membantu kepolisian dan pemerintah daerah dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif bagi berlangsungnya berbagai program pembangunan pemerintah demi kesejahteraan rakyat sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

“Ada kebiasaan orang Manado yang patut dicontoh oleh personel intel yaitu tidak bisa diam ketika melihat ada orang atau pendatang baru disekitarnya pasti akan ditanya-tanya, dan apabila yang bersangkutan merupakan kelompok teroris pasti dia akan merasa tidak tenang dan aman sehingga dia  akan pergi mencari tempat tinggal yang lain. ” Tambah Danrem.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 131/Stg, Kolonel Inf Puji Cahyono, Kasiintel Korem, Letkol Inf Ario Prawiseso, Kasipers Korem, Letkol Arm Budi Setiyanto S.I.P serta perwakilan Perwira, Bintara dan Tamtama Korem 131/Stg.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel