Satgas Pamtas

Gasing, Satgas Yonif R 142 Hindari Dampak Negatif Teknologi

Dibaca: 31 Oleh 21 Feb 2020Tidak ada komentar
Gasing, Satgas Yonif R 142 Hindari Dampak Negatif Teknologi
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Permainan tradisional gasing diajarkan Satgas Yonif Raider 142/KJ untuk menjauhkan anak-anak perbatasan dari pengaruh negatif kemajuan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M.,dalam rilis tertulisnya di Kabupetan Belu, Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/2/2020).

Diungkapkan Dansatgas, mengajarkan anak-anak permainan tradisional berupa permainan gasing ini dilaksanakan Pos Solare dipimpin Serda Angga Bramana pada Kamis (20/2/2020).

“Saat istirahat jam pelajaran, anggota Satgas mengajak anak-anak SD Inpres Salore yang berada di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur untuk bermain gasing bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini lanjutnya, dilakukan Satgas sebagai upaya untuk menjauhkan anak-anak dari pengaruh negatif perkembangan teknologi.

“Anak-anak sekarang ini lebih banyak menghabiskan waktunya hanya untuk bermain handphone dan playstation, ketimbang belajar,” jelasnya.

“Untuk menghindari hal tersebut, kita perkenalkan permainan gasing sebagai pengganti Hp dan PS, karena di dalamnya terkandung unsur kerja dan kekompakan,” imbuhnya.

Gasing, Satgas Yonif R 142 Hindari Dampak Negatif Teknologi

Di tempat terpisah, Serda Angga Bramana mengatakan, awalnya anak-anak ini bingung cara memainkan permainan gasing ini.

Baca juga:  Maknai Natal, Yonif 303 Bagikan Bingkisan di Perbatasan RI-Malaysia

“Setelah diajarkan cara permainannya, mereka pun dengan antusias mengikuti dan memainkannya,” jelasnya.

Sementara itu, Okto (10) salah seorang anak menyampaikan begitu senang dengan permainan ini.

“Mainnya bisa bertiga bersama teman, tidak seperti PS hanya berdua saja. Jadi lebih asyik kalau main gasing ini,” tuturnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel