Satgas Pamtas

Lalap Rumah Warga, Satgas Yonif 713 Padamkan Si Jago Merah

Dibaca: 27 By 17 Apr 2020Tidak ada komentar
Lalap Rumah Warga, Satgas Yonif 713 Padamkan Si Jago Merah
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Akibat ledakan kompor 3 (tiga) rumah warga di Kampung Sanggaria dilalap si jago merah, dengan sigap prajurit Satgas 713/ST berjibaku padamkan api.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 713/ST, Letkol Inf Dony Gredinand,S.H.,M.Tr.Han.,M.I.Pol.,dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (17/4/2020).

Lebih lanjut dikatakan Dansatgas,  berdasarkan keterangan dari masyarakat pada Kamis (16/4/2020), kebakaran 3 (tiga) unit rumah ini disebabkan oleh ledakan kompor yang digunakan pada saat memasak.

“Mendapat info terjadi kebakaran, Pos Kout dipimpin Dantonkes, Letda Ckm M.Syaban bersama satu regu Satgas dibantu masyarakat berjibaku untuk memadamkan si jago merah di Jalan Wijaya Kusuma Arso I, Kampung Sanggaria, Distrik Arso Barat, “ ujarnya.

Dijelaskan Dony Gredinand, ketiga rumah yang terbakar ini adalah milik Suyadi (50), Nuryati alias Ibu Ela (45) dan Budi (45).

“Beruntung dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak korban jiwa,” jelasnya.

“Sedangkan untuk kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” imbuh Dony Gredinand.

Lalap Rumah Warga, Satgas Yonif 713 Padamkan Si Jago Merah

Lanjut Dony, walaupun sempat kesulitan dalam memadamkan api karena tiupan angin yang agak kencang, anggota Satgas dibantu masyarakat berhasil memadamkannya.

Baca juga:  Senam Bersama Pelajar SD, Satgas Yonif 509 Jaga Kebugaran dan Imunitas Anak Papua

“Butuh waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api dengan mengerahkan 1 (satu) unit mobil tangki air dan 2 (dua) unit mobil pick up yang membawa Tandon Air,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Letda Ckm M.Syaban mengharapkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan kompor ketika memasak.

“Yakinkan betul, kompor atau gas sudah mati baru meninggalkan rumah,” urainya.

“Kami menghimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati lagi, belajarlah dari kejadian ini agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari,” harap M.Syahban.

Sementara itu, Suyadi mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas bantuannya untuk memadamkan api di rumahnya.

“Namanya musibah mau bilang apa lagi, tapi kami beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel