Satgas Pamtas

Satgas Yonmek 403 dan Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih di Perbatasan RI-PNG

Dibaca: 18 Oleh 22 Agu 2021Tidak ada komentar
Satgas Yonmek 403 dan Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih di Perbatasan RI-PNG
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Masih dalam suasana memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76 dan sebagai wujud kecintaan masyarakat terhadap NKRI, Poskoki Oksibil Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista masyarakat memasang bendera Merah Putih di Kampung Banumdol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Minggu, (22/8/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga untuk meningkatkan silaturahmi antar sesama anak bangsa, serta untuk memotivasi, mengajak dan meningkatkan nasionalisme masyarakat Kampung Banumdol agar bersama-sama menghayati arti kemerdekaan bangsa Indonesia.

Satgas Yonmek 403 dan Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih di Perbatasan RI-PNG

“Memberikan penghargaan, penghormatan dan peringatan terhadap hari kemerdekaan Republik Indonesia memang dapat dilaksanakan dengan berbagai cara dalam mengimplementasikannya, namun jangan sampai nilai perjuangan itu hilang, maka salah satunya kami mengajak masyarakat untuk melakukan pemasangan bendera merah putih sampai ke ujung pemukiman warga di wilayah perbatasan,” ucap Dansatgas.

Di tempat terpisah Dankipur III Poskoki Oksibil Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Lettu Inf Imam Musta’in mengatakan sebelum melaksanakan pemasangan bendera Merah Putih, dilaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembersihan beberapa tempat di Kampung Banumdol.

Satgas Yonmek 403 dan Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih di Perbatasan RI-PNG

“Dilanjutkan dengan pembagian bendera merah putih kepada warga dari rumah ke rumah dan memasang bendera merah putih bersama masyarakat di setiap rumah warga di Kampung Banumdol,” ujar Imam.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Banumdol bernama Yesmon Urapdana (49) mengungkapkan rasa bangga menjadi bagian dari NKRI, dan berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan semangat juang dan rasa cinta masyarakat Papua terhadap tanah air Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel