Satgas Pamtas

Tingkatkan Keterampilan Warga, Satgas Yonif 131 Gelar Pelatihan Membuat Kripik Pisang di Perbatasan

Dibaca: 8 Oleh 03 Jul 2021Tidak ada komentar
Tingkatkan Keterampilan Warga, Satgas Yonif 131 Gelar Pelatihan Membuat Kripik Pisang di Perbatasan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Meningkatkan keterampilan warga dalam mengolah buah pisang yang banyak terdapat di Papua, Pos Skamto Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs menggelar pelatihan pembuatan kripik pisang kepada warga Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom, Papua.

Tingkatkan Keterampilan Warga, Satgas Yonif 131 Gelar Pelatihan Membuat Kripik Pisang di Perbatasan

Wadan Satgas Mayor Inf Achmad Muzani CH dalam rilis tertulis Penerangan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs, Sabtu (3/7/2021) mengatakan bahwa dengan keterampilan ini diharapkan warga dapat membuat makanan yang tidak hanya untuk dikonsumsi sehari-hari tetapi dapat juga diolah menjadi makanan ringan yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi dan banyak diminati.

“Warga antusias dan semangat dalam menerima pelatihan yang dipimpin oleh Dankipur B Lettu Inf Hery Wahyu Saputra. Saya berharap pelatihan ini bisa menjadi bekal keterampilan mereka untuk menambah penghasilan keluarga,” kata Wadan Satgas dalam rilis penerangan Satgas tersebut.

Tingkatkan Keterampilan Warga, Satgas Yonif 131 Gelar Pelatihan Membuat Kripik Pisang di Perbatasan

Di tempat terpisah, Dankipur B mengatakan bahwa selama ini pelatihan serupa sudah sering dilakukan, namun sayangnya keterampilan yang sudah dimiliki tidak dipelihara.

“Kita akan terus mendampingi mulai dari proses pembuatan sampai penjualan. Kami berharap apa yang telah dilatihkan bisa bermanfaat dan dapat terus dikembangkan,” ucapnya.

Seementara itu, Maria Kiken (34), salah satu warga yang mengikuti pelatihan mengungkapkan bahwa pelatihan ini wujud perhatian Satgas TNI untuk membantu meningkatkan kesejahteraan warga di kampungnya.

Tingkatkan Keterampilan Warga, Satgas Yonif 131 Gelar Pelatihan Membuat Kripik Pisang di Perbatasan

“Semoga ke depan dengan keterampilan yang diajarkan ini dapat membangkitkan kemauan dan minat kita semua (warga) untuk dijadikan usaha kecil dalam membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel