Berita Satuan

Dongkrak Hasil Pertanian di NTT, Satgas Pamtas Yonif 132 Bangun Tanggul Air

Dibaca: 8 By 17 Jan 2020Tidak ada komentar
17.3a
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Dongkrak peningkatan hasil pertanian di Nusa Tenggara Timur, Satgas Yonif 132/BS, membangun tanggul dalam memperlancar proses pengairan tanaman warga di Desa Netemnanu, Amfoang Timur.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 132/BS, Letkol Inf Wisyudha Utama, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (17/1/2020).

Diungkapkan Dansatgas, pembuatan tanggul yang dilaksanakan pada Kamis (16/1/2020), dipimpin Wadanpos Oepoli Sungai, Serda Jefri Andrean bersama 3 personel bergotong-royong mempercepat proses pekerjaan.

“Tanggul ini kita bangun untuk membantu meningkatkan produksi pangan khususnya padi dan jagung milik petani di perbatasan, ” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, tanggul ini nantinya berfungsi untuk mengalirkan air ke sawah dan kebun-kebun masyarakat, agar tanaman para petani cukup ketersediaan airnya.

“Kita berharap, tanggul ini menjadi solusi dalam membantu petani mengatasi kesulitan air yang dibutuhkan tanaman saat musim kemarau tiba,” jelasnya lagi.

Wisyudha Utama menyampaikan, kegiatan yang dilakukan oleh Pos Oepoli Sungai merupakan wujud untuk meningkatkan pangan masyarakat, serta menjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan warga perbatasan.

Baca juga:  Satgas Pamtas Yonif R 142 Bantu Siswa Seberangi Sungai Berarus Deras

Selain itu, pembuatan tanggul ini katanya, merupakan salah satu program serbuan teritorial Satgas dalam membantu meningkatkan ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

“Kami berharap melalui kegiatan karya bakti ini membawa manfaat bagi kepentingan masyarakat luas, serta bermanfaat pula bagi terbinanya hubungan baik dengan masyarakat serta kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tandas Wisyudha Utama.

Di tempat terpisah, Yosep Tab (52), salah satu petani mengucapkan, terima kasih kepada Satgas yang berpartisipasi membantu petani dalam pembuatan tanggul aliran air.

“Dengan adanya bantuan dari bapak-bapak TNI ini, kami sangat terbantu, sehingga sawah dan kebun kami dapat teraliri dari sungai yang sudah dibuat tanggul,” tuturnya.

“Kami berharap dengan pengairan yang teratur, hasil panen pun makin bertambah dan pendapatan warga pun ikut naik pula,” pungkas Yosep Tab optimis. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel