Berita Satuan

Pangdam XVIII/Kasuari: Jangan Kendor dalam Penanganan Covid-19 dan Jaga Netralitas Dalam Pilkada

Dibaca: 62 Oleh 15 Okt 2020Tidak ada komentar
Pangdam XVIII/Kasuari: Jangan Kendor dalam Penanganan Covid-19 dan Jaga Netralitas dalam Pilkada JAKARTA, tniad.mil.id – Penanganan Covid-19 oleh personel Kodam XVIII/Kasuari dan keluarganya agar benar-benar dilaksanakan dengan baik dan serius dan tidak mengendurkan semangat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 serta tetap menjaga netralitas dalam Pilkada serentak tahun 2020. “Saya ingatkan kepada kita semua, jangan kendor dalam penanganan Covid-19 ini, jangan kendor terhadap kegiatan protokol kesehatan. Yakinkan semua hal yang menyangkut kesehatan ini. Lakukan operasi pendisiplinan protokol kesehatan secara tegas tetapi tetap mengutamakan pendekatan dan cara-cara yang humanis,” ucap Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han). Dalam rilis tertulis yang disampaikan Pendam XVIII/Kasuari, Kamis (15/10/2020), Pangdam menegaskan hal tersebut pada rapat virtual dengan para komandan satuan dan Kepala Badan Pelaksana Kodam (Kabalakdam) XVIII/Kasuari. “Perhatikan diri kita sendiri sebelum melaksanakan tugas penanganan Covid-19. Tetap jaga kesehatan dan selalu patuhi protokol kesehatan. Lindungi keluarga dan prajurit. Laksanakan prosedur protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Tidak kalah pentingnya, pertanggungjawabkan dana operasi pendisiplinan tersebut secara tertib dan sesuai ketentuan,” sambungnya. Rapat dipimpin Pangdam ini membahas tentang evaluasi operasi pendisiplinan protokol kesehatan dan pengamanan Pilkada serentak 2020 di Provinsi Papua Barat. Dalam Vicon ini Pangdam didampingi Kasdam, Irdam, Kapoksahli Pangdam, dan para Asisten Kasdam XVIII/Kasuari. Pangdam meminta kepada para unsur pimpinan di satuan agar membuat berbagai kegiatan dan terobosan supaya prajurit yang berada di satuan tersebut tetap dalam kondisi sehat, di antaranya dengan terus memberikan pembinaan dan pengawasan lebih kepada mereka. “Harus tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Pada saat kembali ke rumah dan bertemu dengan keluarga atau kembali ke kantor dari tugas di luar, yakinkan kalian bersih, sehat, dan sudah terhindar dari virus,” ujar Pangdam. Menyangkut Pilkada yang akan berlangsung di wilayah Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari memberikan pesan dan penegasan, khususnya kepada kepada para Dansat (Dandim dan Danyon) yang prajuritnya akan bertugas di lapangan dalam membantu Polri dalam pengamanan rangkaian kegiatan Pilkada tersebut. “Laksanakan pengamanan Pilkada serentak dengan menjunjung tinggi Netralitas TNI dan bagi wilayah Pilkada serentak yang berada di zona merah agar menjadi atensi terhadap upaya pengerahan massa kampanye yang beresiko menjadi klaster baru Covid-19 dalam Pilkada serentak di wilayah Papua Barat,” tutupnya. (Dispenad)
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Penanganan Covid-19 oleh personel Kodam XVIII/Kasuari dan keluarganya agar benar-benar dilaksanakan dengan baik dan serius dan tidak mengendurkan semangat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 serta tetap menjaga netralitas dalam Pilkada serentak tahun 2020.

“Saya ingatkan kepada kita semua, jangan kendor dalam penanganan Covid-19 ini, jangan kendor terhadap kegiatan protokol kesehatan. Yakinkan semua hal yang menyangkut kesehatan ini. Lakukan operasi pendisiplinan protokol kesehatan secara tegas tetapi tetap mengutamakan pendekatan dan cara-cara yang humanis,” ucap Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han).

Dalam rilis tertulis yang disampaikan Pendam XVIII/Kasuari, Kamis (15/10/2020), Pangdam menegaskan hal tersebut pada rapat virtual dengan para komandan satuan (Dansat) dan Kepala Badan Pelaksana Kodam (Kabalakdam) XVIII/Kasuari.

“Perhatikan diri kita sendiri sebelum melaksanakan tugas penanganan Covid-19. Tetap jaga kesehatan dan selalu patuhi protokol kesehatan. Lindungi keluarga dan prajurit. Laksanakan prosedur protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Tidak kalah pentingnya, pertanggungjawabkan dana operasi pendisiplinan tersebut secara tertib dan sesuai ketentuan,” sambungnya.

Rapat dipimpin Pangdam ini membahas tentang evaluasi operasi pendisiplinan protokol kesehatan dan pengamanan Pilkada serentak 2020 di Provinsi Papua Barat. Dalam Vicon ini Pangdam didampingi Kasdam, Irdam, Kapoksahli Pangdam, dan para Asisten Kasdam XVIII/Kasuari.

Pangdam meminta kepada para unsur pimpinan di satuan agar membuat berbagai kegiatan dan terobosan supaya prajurit yang berada di satuan tersebut tetap dalam kondisi sehat, di antaranya dengan terus memberikan pembinaan dan pengawasan lebih kepada mereka.

Pangdam XVIII/Kasuari: Jangan Kendor dalam Penanganan Covid-19 dan Jaga Netralitas dalam Pilkada JAKARTA, tniad.mil.id – Penanganan Covid-19 oleh personel Kodam XVIII/Kasuari dan keluarganya agar benar-benar dilaksanakan dengan baik dan serius dan tidak mengendurkan semangat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 serta tetap menjaga netralitas dalam Pilkada serentak tahun 2020. “Saya ingatkan kepada kita semua, jangan kendor dalam penanganan Covid-19 ini, jangan kendor terhadap kegiatan protokol kesehatan. Yakinkan semua hal yang menyangkut kesehatan ini. Lakukan operasi pendisiplinan protokol kesehatan secara tegas tetapi tetap mengutamakan pendekatan dan cara-cara yang humanis,” ucap Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han). Dalam rilis tertulis yang disampaikan Pendam XVIII/Kasuari, Kamis (15/10/2020), Pangdam menegaskan hal tersebut pada rapat virtual dengan para komandan satuan dan Kepala Badan Pelaksana Kodam (Kabalakdam) XVIII/Kasuari. “Perhatikan diri kita sendiri sebelum melaksanakan tugas penanganan Covid-19. Tetap jaga kesehatan dan selalu patuhi protokol kesehatan. Lindungi keluarga dan prajurit. Laksanakan prosedur protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Tidak kalah pentingnya, pertanggungjawabkan dana operasi pendisiplinan tersebut secara tertib dan sesuai ketentuan,” sambungnya. Rapat dipimpin Pangdam ini membahas tentang evaluasi operasi pendisiplinan protokol kesehatan dan pengamanan Pilkada serentak 2020 di Provinsi Papua Barat. Dalam Vicon ini Pangdam didampingi Kasdam, Irdam, Kapoksahli Pangdam, dan para Asisten Kasdam XVIII/Kasuari. Pangdam meminta kepada para unsur pimpinan di satuan agar membuat berbagai kegiatan dan terobosan supaya prajurit yang berada di satuan tersebut tetap dalam kondisi sehat, di antaranya dengan terus memberikan pembinaan dan pengawasan lebih kepada mereka. “Harus tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Pada saat kembali ke rumah dan bertemu dengan keluarga atau kembali ke kantor dari tugas di luar, yakinkan kalian bersih, sehat, dan sudah terhindar dari virus,” ujar Pangdam. Menyangkut Pilkada yang akan berlangsung di wilayah Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari memberikan pesan dan penegasan, khususnya kepada kepada para Dansat (Dandim dan Danyon) yang prajuritnya akan bertugas di lapangan dalam membantu Polri dalam pengamanan rangkaian kegiatan Pilkada tersebut. “Laksanakan pengamanan Pilkada serentak dengan menjunjung tinggi Netralitas TNI dan bagi wilayah Pilkada serentak yang berada di zona merah agar menjadi atensi terhadap upaya pengerahan massa kampanye yang beresiko menjadi klaster baru Covid-19 dalam Pilkada serentak di wilayah Papua Barat,” tutupnya. (Dispenad)

“Harus tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Pada saat kembali ke rumah dan bertemu dengan keluarga atau kembali ke kantor dari tugas di luar, yakinkan kalian bersih, sehat, dan sudah terhindar dari virus,” ujar Pangdam.

Menyangkut Pilkada yang akan berlangsung di wilayah Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari memberikan pesan dan penegasan, khususnya kepada kepada para Dansat yang prajuritnya akan bertugas di lapangan dalam membantu Polri dalam pengamanan rangkaian kegiatan Pilkada tersebut.

“Laksanakan pengamanan Pilkada serentak dengan menjunjung tinggi Netralitas TNI dan bagi wilayah Pilkada serentak yang berada di zona merah agar menjadi atensi terhadap upaya pengerahan massa kampanye yang beresiko menjadi klaster baru Covid-19 dalam Pilkada serentak di wilayah Papua Barat,” tutupnya. (Dispenad)

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel