Berita Satuan

Pendampingan Olah Sagu, Satgas Yonif 509 Tingkatkan Ekonomi Warga Keerom

Dibaca: 4 Oleh 03 Jan 2020Januari 6th, 2020Tidak ada komentar
Pendampingan Olah Sagu, Satgas Yonif 509 Tingkatkan Ekonomi Warga Keerom
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id,- Untuk meningkatkan perekonomian warga, Satgas Yonif 509 memberikan pendampingan pengolahan sagu yang baik bagi di Kampung Bompay, Kabupaten Keerom.

Hal tersebut, disampaikan Dansatgas Yonif Raider 509 Kostrad, Letkol inf Wira Muharromah, S.H., psc. dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Jumat (3/1/2020).

Dikatakan Wira, wilayah Distrik Waris merupakan daerah yang berpotensi menjadi sumber logistik wilayah yang dapat diberdayakan masyarakat. Selain hasil kebun, sagu menjadi sandaran kehidupan ekonomi masyarakat di kampung tersebut.

“Untuk itu saya telah menekankan kepada Danpos Bompay Letda Inf Henry Agung Budianto, agar potensi hasil sagu dapat ditingkatkan melalui pendampingan dan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat,’’ ujar Dansatgas.

“Sagu banyak memberikan manfaat, selain hasilnya dapat diolah menjadi bahan makanan pokok, daunnya juga bisa dimanfaatkan menjadi atap rumah warga,’’ terangnya.

Untuk meningkatkan hasil, Danpos Bompay beserta lima orang anggota memberikan pendampingan saat warganya memanen sagu.

“Dari pengetahuan dan keterampilan prajurit saat diberikan pembekalan di pratugas, membuat mereka memiliki kemampuan bagaimana mengolah sagu yang baik,‘’ jelasnya.

Dirinya berharap, dengan pendampingan yang dilakukan para prajuritnya, dapat memberikan pengetahuan yang baru, serta dapat diterapkan untuk menghasilkan sagu yang lebih produktif.

Sementara itu, Henry mengatakan pendampingan tersebut bertujuan untuk meningkatkan ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat di Kampung Bompay.

“Bersama warga, para prajurit memanen sagu yang diparut dari pohon yang sudah ditebang, kemudian diperas secara manual dan diolah untuk siap digunakan,’’ ujarnya.

Henry juga menghimbau kepada masyarakat agar menjadikan sagu sebagai sumber daya makanan pokok warga, sehingga selain dapat dijual, hasilnya juga dapat di konsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

Atas kegiatan tersebut, Yakob Swo (47) warga Kampung Bompay memberikan apresiasi kepada prajurit Pos Bompay yang selama ini turut berperan dalam membantu pendampingan pengolahan sagu di Kampungnya.(Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel