Satgas Pamtas

Cerdaskan Generasi Muda Perbatasan, Satgas Yonif R 100 Ajari Anak Banda Menghitung dan Membaca

Dibaca: 15 Oleh 08 Jan 2021Tidak ada komentar
Cerdaskan Generasi Muda Perbatasan, Satgas Yonif R 100 Ajari Anak Banda Menghitung dan Membaca
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Selain bertugas pokok menjaga perbatasan wilayah negara, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS juga peduli akan pendidikan anak-anak. Salah satunya mengajari anak-anak pelajaran menghitung dan membaca.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS Mayor Inf M. Zia Ulhaq, S.Sos, dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (8/1/2021).

Diungkapkan Dansatgas, memberikan pengetahuan cara menghitung dan membaca untuk anak-anak ini diajarkan personel Pos Waris dipimpin Danpos Letda Inf Muhammad Fauzan Yusuf, S.Tr. (Han).

“Pada masa pandemi Covid-19, agar-anak tetap dapat menuntut ilmu, maka Pos Waris berinisiatif turun ke lapangan dengan mengajar di kampung-kampung perbatasan salah satunya Kampung Banda, Distrik Waris,”ujarnya.

Di tempat terpisah, Danpos Waris Letda Inf Muhammad Fauzan Yusuf mengatakan, pemberian bimbingan belajar merupakan bentuk kepedulian TNI guna meningkatkan prestasi anak-anak Banda ini.

“Adapun pelaksanaannya digelar setiap 2 kali dalam seminggu dengan datang ke kampung-kampung. Istilahnya kita menjemput bola lah agar anak-anak ini tetap dapat mendapatkan pelajaran,” jelasnya.

Cerdaskan Generasi Muda Perbatasan, Satgas Yonif R 100 Ajari Anak Banda Menghitung dan Membaca

“Kami ingin membantu mencerdaskan mereka melalui bimbingan belajar ini. Dengan tenaga pendidik yang sudah disiapkan untuk mengajari anak anak, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mereka,” ucap Fauzan Yusuf.

Kegiatan belajar ini tambah Fauzan, dipimpin oleh Serda Haikal selaku Danru Pos Waris dan Pratu Jery.

“Pelaksanaan bimbingan belajar dilaksanakan untuk menambah wawasan dari anak-anak sehingga mereka memiliki ilmu dan prestasi yang dapat dibanggakan serta dapat berguna untuk masa yang akan datang,” tandasnya.

“Kami bukan hanya memberikan pengajaran layaknya di kelas seperti biasa, namun kreativitas anggota Satgas memadukan permainan dan belajar serta diselingi pemberian hadiah makanan kecil seperti coklat dan permen membuat anak-anak larut dalam kegembiraan,” tutup Fauzan. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel