Berita Satuan

Cegah Penyelundupan, Satgas Yonif RK 744 Patroli Jalan Tikus Perbatasan RI-RDTL

Dibaca: 14 Oleh 21 Okt 2020Tidak ada komentar
Cegah Penyelundupan, Satgas Yonif RK 744 Patroli Jalan Tikus Perbatasan RI-RDTL
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA,tniad.mil.id – Dalam upaya mencegah aktivitas ilegal dan penyelundupan barang-barang terlarang lainnya, Satgas Yonif Raider Khusus 744/SYB secara rutin melaksanakan patroli keamanan pada jalan-jalan tikus di perbatasan RI-RDTL.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (21/10/2020).

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan patroli rutin kali ini dilaksanakan Pos Fatubesi dipimpin Wadanpos Serda Krisna Agung Saputro bersama lima personelnya pada Selasa (20/10/2020).

“Dalam patroli ini, anggota Satgas tidak hanya melakukan pemeriksaan rutin terhadap orang dan kendaraan yang melintas di jalan besar, tapi juga dengan teliti memeriksa barang bawaan warga ataupun kendaraan untuk mencegah penyelundupan barang-barang ilegal dan terlarang di jalan tikus yang menghubungkan dua negara (RI-RDTL),” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, patroli keamanan kali ini juga menyusuri jalan-jalan penghubung di perbatasan RI-RDTL tepatnya di sekitaran Sungai Takirin.

“Kegiatan yang dilakukan Pos Satgas ini sebagai upaya mencegah penyelundupan barang-barang ilegal dan terlarang, serta masuknya warga Negara Timor Leste ke Indonesia ataupun sebaliknya secara tidak resmi,” jelasnya.

Alfat menambahkan bahwa jalan-jalan tikus dicurigai kerap menjadi pilihan para oknum yang tidak bertanggungjawab untuk menyelundupkan barang ilegal dan terlarang dari kedua negara.

“Maka untuk mencegahnya, kita secara rutin melaksanakan patroli keamanan di wilayah ini,” urainya.

Cegah Penyelundupan, Satgas Yonif RK 744 Patroli Jalan Tikus Perbatasan RI-RDTL

“Ini semua kita lakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, serta memberantas tindakan ilegal oleh orang yang mencari keuntungan dengan cara yang tidak benar,” tandas Alfat Denny Andrian.

Di tempat terpisah Wadanpos Fatubesi Serda Krisna Agung Saputro menambahkan bahwa patroli keamanan yang rutin dilaksanakan ini dinilai efektif dalam mencegah aktivitas peredaran barang terlarang dan ilegal melalui jalan tikus di perbatasan.

Dirinya juga berharap, masyarakat dapat bekerja sama dan menghindari segala bentuk pelanggaran hukum, baik itu pelintas batas ilegal, penyelundupan, maupun kegiatan ilegal lainnya.

“Mari kita sama-sama menjaga wilayah ini agar aman dan tertib, peran serta dukungan masyarakat sangat kami butuhkan untuk mencegah kegiatan ilegal di wilayah ini,” tuturnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel